Sender.co.id - Remaja bernama Safiq (15), warga Dusun Jogja, Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Pantai Ketang akhirnya ditemukan pada Rabu siang (25/03).
Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Selasa (24/03) sore usai waktu ashar saat tengah berenang bersama sekitar tujuh orang temannya di area pantai yang berada di samping Pantai Bintaro, Kalianda.
Diketahui, korban tidak bisa berenang sehingga diduga terseret arus saat berada di perairan.
Setelah menerima laporan sekitar pukul 17.00 WIB, tim gabungan dari Damkar Lampung Selatan, Polsek Kalianda, dan Basarnas langsung melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian.
Kabid Damkar Lampung Selatan, Ruli Fikriansyah, sebelumnya menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran darat di sekitar lokasi, kemudian dilanjutkan hingga ke area perairan.
Setelah dilakukan pencarian sejak sore hingga malam hari, korban akhirnya berhasil ditemukan pada Rabu siang (25/03).
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama bagi yang tidak memiliki kemampuan berenang. (dv)
Oleh: Susilawati (Dosen Universitas Muhammadiyah Kalianda)
Guru adalah tiang utama peradaban. Mereka bukan sekadar penyampai ilmu, tetapi pembentuk karakter, moral, dan etika generasi bangsa. Seperti pesan Ki Hajar Dewantara: “Ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani,” guru menjadi teladan di depan, penggerak semangat di tengah, dan pendorong kemandirian dari belakang. Pada diri guru melekat amanah besar: mencerdaskan kehidupan bangsa dan menanamkan nilai-nilai luhur agar lahir generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermartabat.
Di tengah derasnya arus digital, peran guru semakin penting. Anak-anak tidak hanya membutuhkan kecerdasan akademik, tetapi juga bimbingan moral agar mampu membedakan benar dan salah serta berperilaku bijak. Pendidikan karakter harus menjadi fondasi. Seperti pesan Buya Hamka dalam Lembaga Budi:
“Tujuan pendidikan ialah mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan, serta memperhalus perasaan.”
Guru hadir bukan hanya untuk mencerdaskan pikiran, tetapi juga melembutkan hati dan membentuk kepribadian mulia.
Negara maju seperti Finlandia dan Jepang menunjukkan bahwa kunci keberhasilan pendidikan terletak pada guru yang dihormati, diberi pelatihan berkelanjutan, dan didukung lingkungan belajar yang sehat. Indonesia perlu mengambil pelajaran ini dengan memperkuat kompetensi guru dan menempatkan nilai-nilai karakter sebagai inti pendidikan.
Namun, perjuangan guru tidak selalu mudah. Di banyak daerah, para pendidik bekerja dalam keterbatasan—akses pendidikan yang tidak merata, sarana sederhana, hingga jarak tempuh yang jauh. Meski demikian, mereka tetap hadir, menciptakan media belajar dari bahan seadanya, bahkan menggunakan dana pribadi demi keberlangsungan proses belajar. Semangat ini sejalan dengan pesan KH. Ahmad Dahlan bahwa pendidikan harus membawa pencerahan dan kebermanfaatan.
Di sisi lain, sejumlah guru menghadapi situasi yang membuat mereka merasa kurang terlindungi saat menjalankan tugas. Kondisi ini dapat mengurangi rasa aman dan wibawa pendidik. Padahal, banyak guru justru terus berprestasi—melahirkan inovasi, menginspirasi, dan mengangkat nama daerah. Mereka layak mendapat apresiasi dan dukungan penuh.
Di Hari Guru ini, kita diingatkan bahwa mutu pendidikan sangat bergantung pada keteguhan, dedikasi, dan profesionalisme para pendidik. Maka penghormatan kepada guru tidak cukup dalam bentuk seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui perlindungan, penghargaan profesi, kesempatan pengembangan diri, serta fasilitas memadai bagi guru di mana pun mereka mengabdi.
Guru adalah cahaya yang tak pernah padam. Selama mereka tetap berdiri tegak, harapan masa depan Indonesia akan terus menyala. Mari kita hormati, lindungi, dan muliakan para guru—karena dari tangan merekalah masa depan bangsa dibentuk. (*)
Sender.co.id - Tumpukan uang senilai Rp11,42 triliun diserahkan kepada negara dalam acara resmi di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Penyerahan tersebut menjadi perhatian publik karena memperlihatkan secara langsung wujud fisik uang hasil penyelamatan keuangan negara dari berbagai sektor.
Penyerahan dilakukan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin dan disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penertiban dan penyelamatan keuangan negara, khususnya melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) serta penegakan hukum di berbagai bidang.
Dilansir dari ANTARA dan Sekretariat Kabinet, dana Rp11,42 triliun tersebut berasal dari sejumlah komponen, di antaranya denda administratif sektor kehutanan sebesar Rp7,23 triliun, hasil penanganan perkara tindak pidana korupsi sebesar Rp1,96 triliun, denda lingkungan hidup sebesar Rp1,14 triliun, serta penerimaan pajak dan setoran lainnya yang mencapai ratusan miliar rupiah.
Presiden Prabowo Subianto dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap kinerja aparat penegak hukum dalam mengembalikan aset negara. Ia menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga keuangan negara agar lebih transparan dan optimal.
“Ini adalah hasil kerja keras kita bersama dalam menyelamatkan keuangan negara,” ujar Prabowo dalam acara tersebut.
Selain penyerahan uang, pemerintah juga melaporkan keberhasilan dalam penguasaan kembali lahan negara dari sektor kehutanan yang sebelumnya bermasalah. Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis dalam memperbaiki tata kelola sumber daya alam dan mencegah potensi kerugian negara di masa mendatang.
Pemerintah menyebut total nilai keuangan negara yang telah berhasil diselamatkan hingga saat ini mencapai sekitar Rp31,3 triliun. Angka tersebut mencerminkan besarnya potensi kerugian yang dapat dipulihkan melalui penegakan hukum dan kebijakan penertiban yang berkelanjutan.
Penyerahan Rp11,42 triliun ini menjadi salah satu capaian signifikan dalam upaya penguatan keuangan negara, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberantas pelanggaran hukum yang merugikan negara. (wg/dv )
Sender.co.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan menggelar kegiatan open house dan halal bihalal dalam rangka mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, yang dipusatkan di halaman Rumah Dinas Ketau DPRD setempat. Rabu (1/4/2026)
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, unsur pimpinan dan anggota DPRD, jajaran pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai acara yang menjadi momentum untuk saling bermaafan serta memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam membangun daerah.
Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi ruang mempererat kebersamaan.
“Momentum Idulfitri ini harus kita jadikan sebagai ajang memperkuat persatuan dan kebersamaan. Dengan silaturahmi yang terjaga, sinergi dalam membangun Lampung Selatan akan semakin solid,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli menegaskan bahwa kegiatan open house ini merupakan bentuk keterbukaan lembaga legislatif kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga hubungan harmonis antar pemangku kepentingan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan baik antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat. Semangat kebersamaan ini penting dalam mendukung pembangunan daerah ke depan,” ungkapnya.
Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan saling bersalaman antar tamu undangan, mencerminkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang menjadi nilai utama dalam perayaan Idulfitri (*)
Sender.co.id – Gajah, dalam budaya
Majapahit mencerminkan hubungan erat antara manusia dan alam, serta menunjukkan
bagaimana simbolisme hewan ini berperan dalam pembentukan identitas pemiliknya.
Memiliki gajah, terutama yang besar dan kuat, menjadi indikator status sosial
yang tinggi bagi raja-raja dan bangsawan kala itu. Dengan kata lain, gajah
berfungsi sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran. Rakyat menganggap gajah
sebagai representasi dari kekuatan dan kebijaksanaan raja mereka. (DA)
Sender.co.id - Artis Syifa Hadju rupanya cukup sensitif dengan hal-hal yang tak kasat mata. Ia bisa merasakan jika ada entitas negatif yang mengikutinya, bahkan tak jarang kekasih El Rumi ini bisa melihat sosok makhluk gaib.
Saat berbincang dengan Om Hao sejarawan sekaligus konten kreator yang kerap membahas soal mistis, Syifa Hadju mengaku pernah merasakan dirinya kerap dikirim hal-hal gaib oleh seseorang yang tidak suka dengan dirinya.
"Aku tuh di dunia entertainment sering dikirimi sesuatu sama orang yang enggak suka gitu," kata Syifa Hadju dikutip dari YouTube Obrolan Santai, Selasa (26/11/2024).
Di kutip dari okezone.com, Bahkan ia termasuk orang yang lebih peka dibandingkan keluarga jika memang ada sosok atau hal aneh yang mengikutinya.
"Mungkin aku tuh lebih cepat ngerasa nya dibandingin keluarga aku. Aku ada ngerasain entitas, tapi aku ngerasa ini bukan sesuatu yang iseng ikuti aku atau yang biasa ada sama aku," ungkap Syifa Hadju.
Justru perempuan 24 tahun curiga bahwa bahwa entitas yang mengikuti itu bertujuan untuk mencelakakan dirinya.
"Tapi memang sesuatu yang sengaja dikirimin buat aku untuk mencelakakan aku," terang Syifa Hadju.
Kecurigaan Syifa Hadju itu dibenarkan oleh Om Hao, ia bahkan menyebut jika sosok itu hadir dan masih mengikuti Syifa Hadju.
"Dan posisinya hari ini pun dia ikut gitu, ada," ucap Om Hao.
Om Hao lalu mendekatkan telapak tangannya ke arah dahi Syifa Hadju sambil menunjuk posisi sosok tersebut. (DI)
Sender.co.id - Gambling disorder atau gangguan judi dapat menyebabkan berbagai masalah. Beberapa di antaranya dapat menguras keuangan, merusak hubungan pribadi dan profesional, serta membahayakan kesehatan mental.
Menurut para ahli psikologi dari Yale Medicine, kecanduan atau gangguan judi bisa menyebabkan ketergantungan hingga menyebabkan orang mengorbankan hidupnya untuk berjudi.
Ada beberapa faktor risiko gangguan perjudian, berikut di antaranya:
1. Seks
Laki-laki lebih mungkin mengalami kencaduan judi dibandingkan perempuan. Laki-laki tampak lebih tertarik pada bentuk-bentuk perjudian strategis seperti permainan kartu atau taruhan olahraga, sementara perempuan cenderung lebih menyukai bentuk-bentuk perjudian non-strategis seperti bingo atau mesin slot.
2. Usia
Sekitar 2% hingga 7% remaja mengalami gangguan perjudian, dibandingkan dengan sekitar 1% orang dewasa, dan banyak gangguan perjudian dimulai pada masa remaja. Mahasiswa juga berjudi dengan tingkat yang lebih tinggi daripada masyarakat umum.
3. Keluarga
Orang yang mempunyai orang tua dengan masalah perjudian lebih besar kemungkinannya untuk mempunyai masalah yang sama. Penelitian Yale berupaya memahami hubungan antara genetika dan gangguan perjudian. Diperkirakan perkembangan gangguan perjudian 50 persen disebabkan oleh faktor genetik dan 50 persen disebabkan oleh faktor lingkungan.
4. Gangguan perilaku atau suasana hati lainnya
Orang dengan gangguan perjudian sering kali menyalahgunakan alkohol, tembakau, atau obat-obatan lain, memiliki gangguan mood atau kepribadian seperti skizofrenia atau gangguan kepribadian antisosial, atau mengalami gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif (ADHD).
Sebuah studi tahun 2008 menunjukkan bahwa orang dengan gangguan kejiwaan 17 kali lebih mungkin mengalami masalah perjudian.
5. Ciri-ciri kepribadian
Orang yang cenderung gelisah, mudah bosan, pekerja keras, atau sangat kompetitif mungkin berisiko lebih besar terkena gangguan perjudian.
Perbedaan antara orang hobi berjudi dan kecanduan judi
Kebanyakan orang dewasa yang berjudi tidak mempunyai gangguan perjudian, namun mereka yang mengidapnya dapat menghadapi masalah yang sangat serius. Seorang penjudi yang sudah kecanduan bisa menghabiskan tabungannya untuk membiayai perjudiannya, merusak hubungan pribadi, dan mengalami masalah di tempat kerja.
Orang dengan gangguan kecanduan judi sering kali merasa bersalah atau malu, lalu merasakan kegelisahan dan mudah tersinggung ketika mencoba berhenti berjudi.
Banyak orang mungkin menganggap remeh perjudian, tanpa menyadari bahwa perjudian dapat membuat ketagihan dan berbahaya seperti halnya narkoba.
Tanda seseorang dianggap kecanduan judi
Orang yang, selama 12 bulan memenuhi empat dari sembilan kriteria yang dibuat oleh American Psychiatric Association, dianggap memiliki gangguan perjudian atau kecanduan judi:
Yuk, dari sekarang hindari kebiasaan berjudi. (PL)
Sender.co.id - Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Rabu (8/4/2026), hanya beberapa jam setelah sebelumnya menyepakati pembukaan jalur tersebut dalam kerangka gencatan senjata dengan Amerika Serikat.
Penutupan ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, khususnya setelah serangan udara besar-besaran di Lebanon. Iran menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang baru saja dicapai.
Dilansir dari Associated Press, langkah Iran menutup kembali Selat Hormuz dipicu oleh serangan Israel terhadap target di Lebanon yang menewaskan ratusan orang dan melukai banyak lainnya.
Sejumlah laporan menyebut, serangan tersebut menargetkan kelompok Hizbullah di Beirut dan wilayah lain di Lebanon. Kondisi ini membuat situasi keamanan kawasan kembali memanas, meski sebelumnya telah ada kesepakatan penghentian sementara konflik.
“Iran menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan di Lebanon,” demikian laporan yang dikutip dari Associated Press.
Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat menyatakan bahwa konflik di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata dengan Iran. Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa operasi Israel di Lebanon merupakan konflik terpisah.
Namun, Iran menilai serangan tersebut tetap berkaitan dengan dinamika konflik yang lebih luas dan melibatkan sekutu Amerika Serikat di kawasan.
Akibat penutupan ini, aktivitas pelayaran di Selat Hormuz kembali terganggu. Jalur tersebut diketahui merupakan salah satu rute paling penting bagi distribusi energi global, dengan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melintasi kawasan tersebut.
Beberapa negara bahkan mulai bersiap melakukan langkah koordinasi untuk menjaga kelancaran pelayaran di wilayah tersebut. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut sekitar 15 negara tengah mempersiapkan upaya untuk memastikan akses kembali ke Selat Hormuz.
Penutupan kembali Selat Hormuz ini menunjukkan rapuhnya kesepakatan gencatan senjata yang baru saja dicapai, sekaligus meningkatkan kekhawatiran akan dampak lanjutan terhadap stabilitas kawasan dan pasar energi global.
Hingga saat ini, situasi masih berkembang dan berpotensi berubah seiring meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah. (wg/dv)
Hutan lestari
tidak lahir hanya dari pohon yang tumbuh, tetapi dari sistem yang bekerja. Di
Lampung, kesadaran masyarakat untuk mengelola hutan secara berkelanjutan terus
menguat. Namun di saat yang sama, tata kelola dan kapasitas administrasi masih
menjadi tantangan yang perlu dibenahi.
Dalam kegiatan
bimbingan teknis yang digelar BPHL Wilayah VI Bandar Lampung, Rabu–Kamis (8–9
April 2026), persoalan ini muncul sebagai benang merah. Masyarakat sudah
bergerak, tetapi belum sepenuhnya memahami sistem administrasi, pencatatan, dan
kewajiban dalam pengelolaan hasil hutan.
Potensi Besar,
Tata Kelola Belum Optimal
Data menunjukkan,
aktivitas ekonomi dari perhutanan sosial di Lampung telah mencapai puluhan
miliar rupiah. Komoditas hasil hutan bukan kayu, seperti kopi dan kakao
agroforestri, menjadi tulang punggung ekonomi kelompok tani hutan (KTH).
Namun, di balik
potensi tersebut, kontribusi yang tercatat secara administratif masih relatif
kecil. Di sinilah letak persoalan utamanya: bukan pada kurangnya aktivitas,
melainkan pada keterbatasan dalam pencatatan, pelaporan, dan tata kelola.
Edukasi Jadi
Kunci Perubahan di Lapangan
Kepala BPHL
Wilayah VI, Dudi Iskandar, menegaskan bahwa penguatan pemahaman masyarakat
menjadi langkah awal yang terus didorong.
“Kami
memfasilitasi masyarakat agar mereka memanfaatkan hutan secara benar, dimulai
dari tahap perencanaan hingga pelaksanaannya,” kata Dudi dalam Bimtek, Kamis
(9/4/2026).
Ia menjelaskan,
perubahan mulai terlihat dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memahami
peran dan tanggung jawab mereka di kawasan hutan.
“Dari kegiatan
ini, masyarakat mulai sadar bahwa setiap aktivitas di kawasan hutan tidak hanya
memberi manfaat ekonomi, tetapi juga membawa kewajiban. Dengan begitu, hutan
tidak hanya dinikmati oleh generasi sekarang, tetapi juga tetap terjaga untuk
generasi mendatang,” Dudi menjabarkan.
Inovasi
Pelayanan dan Kolaborasi
Dudi juga
menyoroti sejumlah terobosan dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat,
termasuk melalui kolaborasi dengan sektor perbankan.
Dalam kegiatan
ini, pihak perbankan, yakni Bank Syariah Indonesia (BSI), dilibatkan langsung
untuk memfasilitasi proses pembayaran PSDH secara mudah, tepat, dan transparan
di lokasi.
“Pihak bank BSI
bahkan melakukan pendekatan jemput bola, yang menjadi salah satu yang pertama
di Indonesia,” katanya.
Melalui skema
ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pendampingan, tetapi juga langsung
mempraktikkan proses pembayaran secara riil.
Pembayaran
dilakukan di tempat, dengan sistem yang terhubung langsung sehingga kode
billing dan bukti pembayaran resmi dapat diterbitkan saat itu juga.
Tak hanya itu,
masyarakat juga mulai dikenalkan pada kemudahan pembayaran secara mandiri.
“Saat ini
masyarakat perhutanan sosial mulai diajarkan untuk dapat melakukan pembayaran
secara mandiri dari rumah, melalui layanan internet banking,” tuturnya.
Langkah ini
dinilai mampu mengurangi hambatan administratif yang selama ini menjadi kendala
utama di lapangan.
Selain itu, kegiatan ini juga mencatatkan capaian penting
lainnya.
“Ini menjadi yang pertama di Indonesia, di mana layanan
perbankan dihadirkan langsung dalam kegiatan, termasuk pembayaran dari sektor
jasa lingkungan wisata alam di luar Pulau Jawa,” jelasnya.
Tantangan SDM dan Sistem Masih Terasa
Di sisi lain, tantangan struktural masih menjadi pekerjaan
rumah bersama. Keterbatasan anggaran KPH dan minimnya tenaga teknis membuat
proses pendampingan belum berjalan optimal.
“Namun
kawan-kawan KPH terus bekerja dan sangat kolaboratif di lapangan,” kata Dudi.
Penguatan peran
Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) pun menjadi salah satu fokus penting,
mengingat posisi KPH sebagai garda terdepan dalam mendampingi masyarakat.
Menurut Dudi,
keberhasilan peningkatan tata kelola perhutanan sosial tidak dapat dilepaskan
dari kapasitas dan dukungan terhadap KPH, baik dari sisi anggaran, sumber daya
manusia, maupun regulasi.
“Penguatan KPH
menjadi kunci, karena dari sinilah pendampingan masyarakat hutan berjalan,”
tegas Dudi.
HHBK Jadi
Ujung Tombak Perhutanan Sosial
Direktur Iuran
dan Penatausahaan Hasil Hutan Kementerian Kehutanan, Krisdianto, menilai
pengelolaan hasil hutan kayu sudah berjalan baik. Namun, tantangan masih besar
pada hasil hutan bukan kayu (HHBK).
“Untuk hasil
hutan bukan kayu, kontribusinya belum terlihat optimal, padahal potensinya
sangat besar.”
“Di hutan lindung
memang tidak diperbolehkan menebang pohon, tetapi masyarakat tetap dapat
memanfaatkan hasil hutan bukan kayu.”
Sistem
Dipermudah, Manfaat Kembali ke Daerah
Direktur Iuran
dan Penatausahaan Hasil Hutan Kementerian Kehutanan, Krisdianto, menegaskan
bahwa pemerintah terus berupaya menyederhanakan sistem agar lebih mudah diakses
oleh masyarakat di lapangan.
“Sistem yang ada saat ini sebenarnya sudah dipermudah.
Tinggal bagaimana implementasinya,” terangnya.
Di tingkat
daerah, langkah konkret juga mulai terlihat. Inisiatif yang dilakukan BPHL
Wilayah VI dinilai menjadi bagian penting dalam mendekatkan layanan kepada
masyarakat.
“Inisiatif dari
BPHL Wilayah VI untuk mempermudah masyarakat adalah langkah yang sangat baik,”
ia memuji.
Menurutnya,
kemudahan sistem ini penting agar masyarakat tidak hanya mampu mengelola hutan,
tetapi juga dapat memenuhi kewajiban secara tertib.
Kemudahan ini
sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap
sistem yang ada.
Krisdianto
menambahkan, kontribusi yang dibayarkan masyarakat pada dasarnya akan kembali
untuk mendukung pembangunan di daerah.
“PNBP yang
dibayarkan masyarakat pada dasarnya akan kembali ke daerah. 80 persennya
dialokasikan untuk pemerintah daerah, sehingga kembali ke daerah,” jelasnya.
Bimtek Jadi
Jembatan Pengetahuan
Pelaksanaan
bimbingan teknis dinilai menjadi kunci dalam menjembatani kesenjangan antara
potensi dan tata kelola.
Kegiatan Bimtek
seperti ini, imbuh Krisdianto, penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat,
mulai dari pencatatan hingga pelaporan.
“Jika tidak
dikelola dengan baik dan tidak didukung sistem yang mudah, maka hasilnya tidak
akan optimal,” ujarnya
Arah
Perbaikan: Sistem Lebih Adaptif
Ke depan,
penyempurnaan sistem menjadi fokus pemerintah agar lebih sesuai dengan kondisi
di lapangan.
“Sistem akan
terus kami sempurnakan agar lebih mudah, lebih ramah, dan sesuai kebutuhan
petani hutan,” tegas Krisdianto.
Upaya menuju
hutan lestari bukan hanya soal menjaga pohon tetap berdiri, tetapi memastikan
sistem di sekitarnya berjalan dengan baik.
Kesadaran
masyarakat yang terus tumbuh menjadi modal utama, namun perlu diimbangi dengan
tata kelola yang kuat dan kebijakan yang adaptif.
Sender.co.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selata. melaksanakan peluncuran Integrasi Layanan Primer (ILP) 2024. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan primer.
Kegiatan yang dipusatkan di Puskesmas Way Urang Kalianda (24/12/2024) ini, dihadiri oleh Kepala Tim Kerja ILP Direktorat Takelmas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Rima Damayanti, secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, Pj. Sekda Kabupaten Lampung Selatan, Injti Indriati, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr. Edwin Rusli, serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan pemerintahan setempat.
Integrasi layanan primer ini merujuk pada upaya dalam menata kembali layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan kesehatan pada siklus kehidupan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr. Edwin Rusli. Dirinya mengatakan, jika upaya ini merupakan pengimplementasian dari program kementerian kesehatan dalam menjalankan sistem pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terintegritas.
“Ini sejalan dengan arah kebijakan bidang kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang mencakup kekuatan kesehatan dasar, serta mendorong pemanfaatan teknologi transformasi layanan kesehatan primer itu sendiri,” ujar Edwin.
Tidak hanya itu, dr. Rima Damayanti berharap, jika pelayanan kesehatan primer ini mampu menjadi layanan kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat dengan memfokuskan pada menjaga masyarakat agar tetap sehat, bukan mengobati yang sakit.
“Jadi, kita juga berharap, layanan kita itu dikunjungi oleh orang yang sehat, yang ingin tetap sehat, hidup lebih baik, produktif. Dengan menjaga masyarakat tetap sehat, kita tidak lagi mengobati orang sakit.” Kata Rima Damayanti.
Di samping itu, Penjabat Sekda Kabupaten Lampung Selatan, Injti Indriati mengungkapkan, melalui launching ILP ini kepala unit pelaksana teknis di tiap puskesmas diharapkan dapat menata kembali pelayanan kesehatan primer yang ada dengan melakukan perbaikan, menata kembali, dan mengevaluasi terhadap upaya layanan kesehatan yang dilakukan.
“Di Lampung Selatan sendiri sudah ada 28 Puskesmas yang tersebar di 17 kecamatan. Banyak inovasi yang berkaitan dengan layanan kesehatan yang telah kita bentuk bersama, mulai dari Gardu Elit, Laskar Disko, Jembatan Emas, Putri Bisa, dan masih banyak lagi inovasi yang dikembangkan di tiap-tiap UPT,” terang Intji.
Dari inovasi-inovasi yang sudah ada tersebut, Injti meminta kepada jajaran terkait untuk memaksimalkan dan meningkatkan kualitas layanan terhadap masyarakat, untuk mencapai transformasi kesehatan primer yang berkualitas dan sesuai standar. (VE)
Sender.co.id – Universitas Muhammadiyah Kalianda patut bangga. Sebab seorang mahasiswanya Bernama Rama, berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Liga Profesional Taekwondo yang berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan.
Rama begitu sapaan karibnya bersyukur atas torehan tersebut. Sebagai atlet taekwondo meraih medali emas pada ajang bergengsi seperti liga professional merupakan Impian dari setiap atlet daerah.
“ Alhamdulillah untuk perlombaan taekwondo saya dapat juara 1 medali emas,” kata Rama yang masih berada di Palembang, Minggu (27/4/2025).
Mahasiswa yang masih menjalani proses magang pada semester yang sedang ditempuhnya itu diketahui aktif sebagai atlet taekwondo. Keberangkatannya ke ibu kota Sumatera Selatan, Palembang juga diketahui oleh pihak kampus.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kalianda, Susilawati S.Sos M.I.P mengaku bangga dengan capaian yang diraih mahasiswanya itu. Menurutnya, selain skill akademik, mahasiswa juga mesti punya skill non akademik seperti yang digeluti Rama saat ini.
“ Kami pihak kampus mengapresiasi perjuangan Rama di Palembang dalam kejuaraan taekwondo, medali emas tak mungkin dapat diraih tanpa perjuangan. Ada proses Panjang yang dilalui sebelum bisa menggenggam medali emas,” ucap Susilawati.
Rektor pertama UM Kalianda ini menjelaskan bahwa UM Kalianda berkomitmen bahwa mahasiswa seperti Rama harus di support. Sebab ia yakin, masih banyak mahasiswa UM Kalianda yang ahli pada setiap bidangnya masing-masing.
“ Tentu kami punya ekspektasi setiap mahasiswa UM Kalianda punya keahlian pada bidangnya masing-masing. Potensi ini lah yang mesti di sadari oleh para mahasiswa, sehingga mahasiswa tahu bagaimana mengoptimalkan potensi diri mereka,” pungkasnya. (red)
Sender.co.id - Perbaikan ruas jalan Simpang PU–Murnijaya di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, menuai keluhan warga dalam beberapa hari terakhir, Rabu (8/4/2026). Jalan yang tengah diperbaiki tersebut justru menimbulkan debu tebal yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Ruas jalan ini merupakan akses penting bagi mobilitas warga dan distribusi hasil produksi daerah. Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) diketahui tengah melakukan perbaikan di sejumlah titik jalan tersebut.
Namun, hingga kini proses pengerjaan belum sepenuhnya rampung. Di beberapa titik, permukaan jalan masih berupa pengerasan tanpa lapisan aspal, sehingga memicu debu saat dilalui kendaraan, terutama pada kondisi cuaca kering.
Sejumlah warga mengaku terdampak langsung akibat kondisi tersebut. “Perbaikannya terkesan asal-asalan, sekarang cuma ditimbun batu. Bukannya enak, malah tambah debu,” ujar salah satu warga, dikutip dari Nusantara Expost.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lain yang menyebut debu jalan sudah mengganggu kesehatan. “Kalau kendaraan lewat, debunya masuk sampai ke rumah. Kami jadi tidak nyaman, apalagi kalau siang hari,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebelumnya menyoroti persoalan drainase sebagai salah satu penyebab utama kerusakan jalan di wilayah tersebut. Ia menilai banyak saluran air yang tidak berfungsi dengan baik.
“Permasalahannya sama, banyak saluran yang tertutup,” ujar Rahmat Mirzani Djausal saat meninjau kondisi jalan di Tubaba.
Selain debu, warga juga mengeluhkan kualitas perbaikan yang dinilai belum maksimal. Di beberapa titik, jalan yang telah diperbaiki bahkan dilaporkan kembali mengalami kerusakan dalam waktu singkat.
Sebelumnya, ruas Simpang PU hingga kawasan Samsat juga telah lama dikeluhkan warga karena kondisi jalan yang rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.
Warga berharap pemerintah segera menyelesaikan pekerjaan hingga tahap pengaspalan serta memperbaiki sistem drainase, agar perbaikan jalan benar-benar memberikan manfaat tanpa menimbulkan masalah baru. (wg/dv)
Sender.co.id - Keindahan alam Green Canyon dengan hamparan laut biru, tebing alami, dan garis pantai yang masih terjaga kerap disebut sebagai kepingan surga di ujung Pulau Sumatera. Lanskap alam inilah yang akan menjadi latar pelaksanaan Green Canyon Food Festival (GCFF) 2026, sebuah festival kuliner dan hiburan yang siap digelar pada 1–4 Januari 2026 di Green Canyon by Kedas Hotel & Resort, Desa Kelawi, Bakauheni, Lampung Selatan.
GCFF 2026 menjadi salah satu agenda wisata awal tahun yang mengusung konsep kuliner dan hiburan keluarga, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM lokal serta promosi pariwisata daerah.
Event Director GCFF, Divson Zulfansyah, mengatakan bahwa GCFF 2026 dirancang sebagai ruang rekreasi yang ramah keluarga dan memberi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara langsung kepada pengunjung.
“Festival ini kami hadirkan sebagai pilihan liburan keluarga di awal tahun. Selain menikmati keindahan alam, pengunjung juga dapat mencicipi kuliner lokal dan menikmati hiburan yang dapat dinikmati semua kalangan,” ujar Divson.
Selama empat hari pelaksanaan, GCFF 2026 menargetkan sekitar 600 pengunjung per hari. Puluhan tenant food and beverage dari pelaku UMKM lokal akan meramaikan area festival dengan penataan yang terorganisir demi kenyamanan pengunjung.
Selain kuliner, GCFF 2026 juga akan diisi dengan berbagai hiburan, mulai dari live music, penampilan band lokal Husband, guest star Mawar Kusuma (Bintang Pantura 5), DJ performance, pertunjukan seni tradisional, hingga sesi karaoke dan doorprize yang tersaji dalam rangkaian acara harian.
Salah satu daya tarik utama GCFF 2026 adalah lomba perahu hias yang akan digelar di kawasan pesisir Pantai Minangrua. Atraksi ini menampilkan perahu-perahu nelayan yang dihias dengan berbagai ornamen dan pencahayaan kreatif, mencerminkan kekayaan budaya maritim serta kearifan lokal masyarakat pesisir. Lomba perahu hias diharapkan tidak hanya menjadi tontonan menarik bagi pengunjung, tetapi juga menjadi sarana promosi wisata bahari yang memperkuat identitas kawasan pantai sebagai destinasi unggulan.
General Manager Kedas Hotel & Resort, Niluh Ketut Candra Kasih, menilai GCFF 2026 sebagai bagian dari strategi memperkuat promosi pariwisata daerah dan meningkatkan minat kunjungan wisatawan.
“Event seperti GCFF memiliki peran penting dalam mempromosikan destinasi wisata daerah. Kehadiran festival ini diharapkan dapat menarik wisatawan, memperkenalkan potensi lokal, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” kata Niluh.
Ia menambahkan, kegiatan pariwisata berbasis event juga dapat mendorong wisatawan untuk tinggal lebih lama dan mengenal destinasi secara lebih menyeluruh.
GCFF 2026 menerapkan tiket masuk sebesar Rp35.000 selama event berlangsung. Penyelenggara berharap festival ini dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten serta menjadi salah satu alternatif utama wisata keluarga di awal tahun. (*)
Sender.co.id - Tren staycation dengan konsep private luxury stay kian diminati wisatawan yang menginginkan pengalaman menginap lebih eksklusif dan tenang. Tidak hanya soal fasilitas, tetapi juga soal lokasi dan panorama yang menjadi nilai utama.
Di Lampung Selatan, pengalaman tersebut dapat ditemukan di Marina by The Cliff, penginapan yang berdiri tepat di atas tebing kawasan Pantai Marina dan menawarkan pemandangan laut lepas tanpa batas.
Marina by The Cliff berada di Desa Merak Belatung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Kawasan Pantai Marina sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi favorit di wilayah tersebut. Lokasinya berjarak sekitar 63 hingga 64 kilometer dari pusat Kota Bandar Lampung dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam 20 menit, sehingga relatif mudah dijangkau untuk liburan akhir pekan.
Sesuai namanya, penginapan ini mengusung konsep cliff view dengan posisi tepat di atas tebing. Tamu dapat menikmati suasana laut sejak pagi hari yang tenang hingga momen matahari terbenam yang memukau langsung dari area vila.
Pengelola Pantai Marina Lampung, Nike Hermansyah, mengatakan bahwa konsep ini dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan.
“Marina by The Cliff kami siapkan sebagai pengalaman menginap dengan view terbaik di kawasan Pantai Marina, sehingga tamu benar benar bisa menikmati suasana laut dari ketinggian,” ujarnya.
Marina by The Cliff dilengkapi dua kamar tidur dengan total empat king bed. Tersedia pula dua kamar mandi lengkap dengan perlengkapan mandi, ruang keluarga yang nyaman, serta dapur dengan fasilitas lengkap untuk menunjang kebutuhan selama menginap.
Fasilitas tersebut membuat penginapan ini cocok untuk liburan keluarga, honeymoon, maupun staycation bersama sahabat.
Salah satu daya tarik utama adalah keberadaan plunge pool privat yang langsung menghadap laut lepas. Tamu dapat berendam santai sambil menikmati angin pantai dan panorama biru yang terbentang luas.
Untuk tarif menginap, harga yang ditawarkan sebesar Rp4,5 juta per malam pada hari biasa dan Rp5 juta per malam saat akhir pekan.
Dengan konsep eksklusif dan panorama alam yang kuat, Marina by The Cliff menjadi salah satu pilihan akomodasi premium di kawasan Pantai Marina, Lampung Selatan. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun Instagram resmi @marinabythecliff. (dv)
Sender.co.id — Universitas Muhammadiyah Kalianda tak hanya konsen terhadap perkembangan akademik mahasiswa saja. Dosen dan karyawan di Universitas kebanggaan warga Lampung Selatan ini juga menjalankan kaderisasi di tubuh civitas akademika lewat Baitul Arqom tahun 20025.
Itu dilakukan sebagai upaya penguatan ideologi dan nilai-nilai kemuhammadiyahan bagi para dosen dan karyawan. Selama tiga hari mulai 19 Desember hingga 21 Desember 2025, sebanyak 32 peserta yang terdiri dari 26 dosen dan 6 karyawan bakal dikaderisasi secara intensif agar pemahaman tentang keislaman dan kemuhammadiyahan bercokol dalam sanubari mereka.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kalianda, Susilawati, S.Sos., M.IP., M.M, menyampaikan bahwa kegiatan Baitul Arqom dosen dan karyawan merupakan instrumen pembinaan ideologis yang sangat strategis di Muhammadiyah.
“Baitul Arqom ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi kami berharap mampu membentuk karakter serta menanamkan nilai-nilai kemuhammadiyahan dalam diri dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Kalianda,” ujarnya, Jum’at (19/12/200025).
Orang nomor satu di Universitas Muhammadiyah Kalianda ini menjelaskan Baitul Arqom merupakan agenda pembinaan ideologis yang menjadi bagian penting dalam proses perkaderan di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman, sikap, dan komitmen keislaman serta kemuhammadiyahan bagi dosen dan karyawan Universitas Muhammadiyah Kalianda,” jelasnya.
Kegiatan Baitul Arqom Tahun 2025 ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Drs. Ma’ruf Abidin, MA. Ia menyampaikan bahwa Baitul Arqom merupakan perkaderan awal di Muhammadiyah yang memiliki peran penting dalam membangun kesadaran ideologis bagi seluruh kader.
“Baitul Arqom adalah pintu awal perkaderan di Muhammadiyah. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai dasar dan semangat bermuhammadiyah ditanamkan secara sistematis,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Kalianda berharap Baitul Arqom tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah. (*)
Sender.co.id - Kasus pembunuhan disertai mutilasi menggemparkan warga Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Seorang pria berinisial AF (23) diduga menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri pada Sabtu (28/3/2026).
Peristiwa ini terungkap setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari. Kecurigaan warga muncul saat ditemukan lubang mencurigakan di area kebun. Setelah dilakukan pengecekan, polisi menemukan potongan tubuh korban yang telah dimasukkan ke dalam beberapa karung dan dikubur di lokasi tersebut.
Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro Sinaga, mengatakan pelaku diduga melakukan pembunuhan dengan menggunakan senjata tajam sebelum berupaya menghilangkan jejak. “Pelaku mengakui telah membunuh korban, kemudian memutilasi dan mengubur jasadnya di kebun,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Ia menambahkan, motif pembunuhan diduga dipicu emosi pelaku terhadap korban. “Pelaku kesal karena tidak diberi uang. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk bermain judi online,” kata AKBP God Parlasro Sinaga.
Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri. Namun, dalam waktu kurang dari 24 jam sejak kasus terungkap, pelaku berhasil diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Saat ini, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga mendalami kondisi kejiwaan pelaku serta kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor apabila menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar. (wg/dv)
Sender.co.id – Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple Inc., dikabarkan telah memasuki tahap uji produksi massal untuk lini iPhone 18 Pro yang diproyeksikan meluncur pada akhir 2026.
Informasi tersebut dibagikan oleh akun pembocor teknologi Fixed Focus Digital melalui platform media sosial Weibo. Dalam unggahannya pada Senin (23/1/2026), ia menyebut model Pro telah masuk fase “uji produksi massal” sebagai bagian dari tahapan manufaktur awal.
Secara siklus tahunan, periode awal tahun memang menjadi momen transisi Apple dari tahap Design Validation Test (DVT) menuju Production Validation Test (PVT). Pada fase ini, sebagian lini perakitan mulai diaktifkan untuk memvalidasi proses produksi, mengecek stabilitas komponen, hingga memastikan standar kualitas sebelum benar-benar diproduksi dalam jumlah besar. Produksi massal umumnya baru dimulai sekitar Juni hingga Agustus.
Dari sisi spesifikasi, iPhone 18 Pro disebut tidak membawa perubahan besar pada desain. Fixed Focus Digital mengklaim Apple masih mempertahankan garis rancangan generasi sebelumnya, yakni seri iPhone 17. Sejumlah rumor menyebutkan pembaruan kemungkinan hanya terjadi pada bagian Dynamic Island yang dibuat lebih kecil, sebagaimana dikutip dari MacRumors.
Jurnalis teknologi Mark Gurman dari Bloomberg sebelumnya juga mengungkap model Pro tahun ini diprediksi tidak menjadi sorotan utama saat peluncuran September mendatang. Meski begitu, ada sejumlah pembaruan internal yang disebut akan hadir, seperti sistem kamera baru dengan aperture variabel, penggunaan chip A20, serta modem C2 kustom.
Sementara itu, analis GF Securities, Jeff Pu, memperkirakan Apple masih akan mempertahankan harga untuk generasi iPhone 2026. Menurutnya, perusahaan lebih fokus pada efisiensi biaya produksi dan optimalisasi rantai pasok untuk menjaga margin keuntungan.
Laporan media Taiwan, Commercial Times, menyebut iPhone 18 Pro berpotensi dibekali chip A20 Pro berbasis proses fabrikasi 2 nanometer (nm) terbaru dari TSMC. Selain itu, perangkat tersebut juga diperkirakan menggunakan modem C2 yang dikembangkan secara mandiri oleh Apple.
Hingga kini, pihak Apple belum memberikan konfirmasi resmi terkait bocoran tersebut. Namun, jika mengikuti pola peluncuran sebelumnya, seri iPhone terbaru biasanya diperkenalkan pada September setiap tahunnya. (dv)
Sender.co.id - Merek Aletra resmi diperkenalkan di Indonesia. Merek ini berfokus kepada model mobil listrik dan saat ini hanya ada satu model yang dipasarkan di Indonesia, yakni Aletra L8 EV dan hadir dalam dua varian
Di Indonesia, Aletra bekerja sama dengan PT Sinar Armada Globalindo (SAG) untuk memasarkan produknya. SAG sendiri sudah bekerja sama dengan Livan Auto yang merupakan anak perusahaan Geely sejak tahun 2023
Seperti diketahui sebelumnya, Aletra semacam perpanjangan tangan dari Geely untuk hadir di Indonesia. Dan Aletra L8 EV Mengambil basis dari Geely Jiaji versi EV yaitu Livan Maple 80v.
Lawan tangguh dari BYD M6 ini hadir dalam dua varian, yakin L8 dan juga L8S. Varian L8 merupakan versi Short Range dengan baterai berkapasitas 50,4 kWh dengan range 431 km CLTC. Motor listriknya memiliki tenaga 161 hp serta torsi 240 Nm. Sedangkan L8S memiliki kapasitas baterai 64,74 kWh dengan range 540 km CLTC. Sedangkan motor listriknya memiliki output tenaga yang sama dengan varian L8.
Aletra L8 dijual dengan harga mulai dari Rp 415 juta khusus event GJAW 2024 dan termahalnya dipasarkan dijual dengan harga Rp 458 juta. (AR)
Sender.co.id - Berjarak delapan tahun dari versi pertama, Moana 2 hadir membawa kisah kelanjutan sang putri suku Polinesia yang tak kenal takut. Kali ini, Moana 2 juga menghadirkan sejumlah karakter baru.
Tak ketinggalan, sederet lagu-lagu juga jadi pemanis film rilisan Walt Disney Animation Studios ini dengan lagu hits Beyond, menggantikan How Far I'll Go yang ada di film pertama.
Berikut sinopsis Moana 2.
Tiga tahun sejak Moana berhasil melewati batas karang dan mengembalikan jantung dewi alam Te Fiti, Moana didatangi oleh leluhurnya yang bernama Tautai Vasa, dikutip CNN.
Tautai merupakan mereka yang dianggap berjasa berjuang membuka jalan menyatukan pulau-pulau Oseania. Moana yang sering bepergian untuk menemukan penghuni lain pun diberi gelar serupa oleh desanya.
Tautai Vasa berpesan kepada Moana untuk menemukan pulau terkutuk, Motufetu. Motufetu konon punya peran penting, tapi dikutuk dengan ditenggelamkan oleh dewa bernama Nalo.
Sadar bahaya akan Motufetu, Moana tetap ingin berangkat. Namun kali ini, Moana didera rasa takut, tak seperti saat dulu kala. Hal ini karena Moana sudah memiliki seorang adik perempuan.
SISTERS -- In Walt Disney Animation Studios’ all-new feature film “Moana 2,” Moana embarks on an expansive new voyage to the far seas of Oceania—but she’ll surely miss her litter sister, Simea. Featuring the voices Auli‘i Cravalho as Moana and Khaleesi Lambert-Tsuda as Simea, the all-new feature film opens in theaters on Nov. 27, 2024. © 2024 Disney Enterprises, Inc. All Rights Reserved.Sinopsis Moana 2: Moana sudah memiliki seorang adik perempuan. (Disney)
Adiknya itu bernama Simea. Simea terlihat sangat overprotective terhadap Moana yang bepergian terus. Namun itu bentuk cinta Simea yang begitu besar, sama seperti cinta Moana untuk Simea.
Pilihan Redaksi
Josh Brolin Cerita Bikin Marah James Cameron Usai Tolak Main di Avatar
Bioskop Baru Khusus Film Indonesia Bakal Buka di 17 Kabupaten
Joko Anwar Ungkap 4 Film Baru Come and See Pictures, Rilis Mulai 2025
Melalui saran ibunda dan berbekal tanggung jawab yang besar, Moana membentuk sekelompok kru kapal untuk pergi mencari Motufetu. Dirinya mengikuti perkataan Tautai Vasa untuk mengikuti "api di langit."
Perjalanan dengan berbagai macam karakteristik berbeda itu berjalan sangat rumit. Saat tim tersebut sudah rukun, mereka dipertemukan dengan Kakamora yang merupakan kelompok perompak berbentuk kelapa.
Dalam perjalanan, mereka tanpa sengaja juga bertemu Maui yang ternyata adalah tawanan dewi Matangi.
Saat perjalanan hampir mencapai Motufetu, bahaya sesungguhnya semakin terlihat jelas mendekat. Keberanian dan tekad Moana, Maui, serta krunya pun semakin diuji oleh Nalo.
Moana 2 merupakan sekuel langsung dari film animasi Moana yang dirilis pada 2016. Naskah Moana 2 masih ditulis oleh Jared Bush yang kini dibantu oleh Dana Ledoux Miller.
Miller juga ikut duduk di kursi sutradara bersama David Derrick Jr. dan Jason Hand. Moana 2 sekaligus jadi karya debut Miller sebagai sutradara.
Moana 2 kembali dibintangi oleh para bintang sebelumnya, yakni Auliʻi Cravalho, Dwayne Johnson, Temuera Morrison, Nicole Scherzinger, Rachel House, dan Alan Tudyk.
Namun kali ini, Moana 2 membawa pemeran baru, yakni Khaleesi Lambert-Tsuda, Rose Matafeo, David Fane, Hualālai Chung, Awhimai Fraser, dan Gerald Ramsey.
Moana 2 semula digarap untuk menjadi serial panjang dan tayang di Disney+. Namun kemudian rencana itu diubah untuk menjadi film bioskop pada Februari 2024.
Mark Mancina yang menggarap lagu dan lirik untuk film pertama kembali digandeng. Namun posisi Lin-Manuel Miranda diganti oleh Abigail Barlow dan Emily Bear.
Moana 2 dapat disaksikan di bioskop seluruh Indonesia mulai 27 November 2024. (AF)
Sender.co.id - Kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pola konsumsi yang lebih memperhatikan kandungan gizi, kesegaran bahan, hingga cara penyajian kini mulai menjadi perhatian, termasuk di daerah seperti Kalianda.
Namun di tengah tren tersebut, pilihan jajanan sehat yang mudah dijangkau masih tergolong terbatas. Kondisi ini yang kemudian mendorong lahirnya berbagai inovasi kuliner berbasis healthy food, salah satunya melalui kehadiran FruitLpg di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.
Brand kuliner ini resmi dibuka pada 18 Agustus 2024 dan menjadi pelopor sekaligus satu satunya yang fokus menghadirkan jajanan sehat di wilayah tersebut. Kehadirannya membawa alternatif baru bagi masyarakat yang ingin menikmati makanan enak tanpa mengabaikan aspek kesehatan.
Di balik FruitLpg, ada sosok Tasya Aurel yang membawa misi edukasi kepada masyarakat. Ia ingin menunjukkan bahwa makanan sehat tidak harus mahal dan tetap bisa dinikmati oleh semua kalangan.
“Tujuan utamanya adalah mengedukasi bahwa hidup sehat bisa dimulai dari hal sederhana, termasuk dari apa yang kita konsumsi setiap hari,” ujarnya.
Mengusung branding sebagai Healthy Food Center No.1 di Kalianda, FruitLpg hadir dengan konsep store bernuansa pink yang estetik dan kekinian, menyasar generasi muda yang kini mulai peduli dengan gaya hidup sehat. Store ini berlokasi di Jl. Kusuma Bangsa No.18, Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung dan beroperasi setiap hari pukul 08.00 hingga 19.00 WIB.
Dari segi menu, FruitLpg menawarkan beragam pilihan makanan dan minuman sehat. Mulai dari smoothies seperti Ban Berry dan Berry Bliss, hingga makanan seperti salad sayur dan fruit salad dengan buah segar.
Selain itu tersedia juga dessert sehat seperti choco fruit dengan cokelat premium, serta menu andalan mango sticky rice atau mantan yang menjadi favorit pelanggan. Menu creamy lychee juga hadir sebagai pilihan signature dengan cita rasa khas dan stok terbatas.
Seluruh menu dibanderol dengan harga terjangkau mulai dari Rp15.000 hingga Rp30.000 sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan.
Melalui konsep yang diusung, FruitLpg tidak hanya menjadi tempat jajan, tetapi juga bagian dari upaya membangun kebiasaan hidup sehat di tengah masyarakat Kalianda. (tf/dv)
Sender.co.id - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni menyiapkan strategi operasional dengan mengoptimalkan tiga pelabuhan di kawasan Bakauheni untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan selama Angkutan Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Bakauheni, Partogi Tamba, mengatakan pengoperasian lebih dari satu pelabuhan menjadi salah satu langkah untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan yang biasanya meningkat selama periode mudik.
“Selain Pelabuhan Bakauheni sebagai pelabuhan utama, operasional penyeberangan juga akan didukung oleh Pelabuhan Bandar Bakau Jaya dan Pelabuhan Wika Beton,” kata Partogi.
Ia menjelaskan, pengoperasian tiga pelabuhan tersebut diharapkan mampu memperlancar arus kendaraan menuju kapal serta mengurangi antrean panjang di area pelabuhan saat puncak arus mudik.
Menurut Partogi, kesiapan infrastruktur pelabuhan juga menjadi fokus utama dalam menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini, termasuk optimalisasi dermaga serta sistem pengaturan kendaraan di kawasan pelabuhan.
Selain penguatan fasilitas pelabuhan, ASDP juga menyiapkan puluhan armada kapal yang akan beroperasi secara bergantian di lintasan Merak–Bakauheni guna memastikan pelayanan penyeberangan tetap berjalan maksimal.
ASDP memprediksi peningkatan pergerakan penumpang dan kendaraan akan terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga berbagai langkah antisipasi telah dipersiapkan sejak dini melalui koordinasi dengan instansi terkait.
Dengan dukungan armada kapal, pengoperasian tiga pelabuhan, serta kesiapan operasional lainnya, ASDP berharap layanan penyeberangan selama periode Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antara Pulau Jawa dan Sumatera. (dv)
Sender.co.id - Barack Obama, mantan Presiden Amerika Serikat ke-44, memiliki ikatan kuat dengan Indonesia, khususnya dengan sebuah wilayah di Jakarta yang dikenal sebagai Menteng. Sebagai seorang anak yang tumbuh di berbagai tempat, salah satu fase penting dalam kehidupannya terjadi saat ia tinggal di Indonesia selama beberapa tahun pada akhir 1960-an. Dalam periode ini, Obama kecil dikenal sebagai "Barry" dan tinggal di kawasan Menteng, Jakarta, yang meninggalkan jejak mendalam dalam dirinya.
Obama lahir di Honolulu, Hawaii, pada 4 Agustus 1961 dari pasangan Ann Dunham, seorang antropolog asal Kansas, dan Barack Hussein Obama Sr., seorang ekonom asal Kenya. Namun, saat orang tuanya bercerai, Ann Dunham menikah dengan Lolo Soetoro, seorang warga Indonesia yang sedang belajar di Amerika. Pada tahun 1967, Obama kecil bersama ibunya pindah ke Jakarta, mengikuti ayah tirinya yang bekerja di Indonesia.
Obama tinggal di kawasan Menteng Dalam, sebuah daerah yang saat itu masih relatif asri dan sepi jika dibandingkan dengan Jakarta yang ramai saat ini. Di sana, ia bersekolah di SDN 01 Menteng (dulu bernama SD Besuki), sebuah sekolah negeri yang terkenal di Jakarta. Pengalamannya di sekolah ini mengenalkan Obama pada bahasa Indonesia dan budaya lokal.
Selama di Jakarta, Obama mengalami kehidupan yang sangat berbeda dari kehidupannya di Amerika Serikat. Di Jakarta, ia belajar bahasa Indonesia dan terbiasa dengan suasana yang sangat heterogen. Obama kecil juga mengenal berbagai macam teman, dari yang berasal dari keluarga sederhana hingga yang memiliki latar belakang kaya. Interaksi dengan teman-teman sekolahnya dan kehidupan sehari-hari di lingkungan Menteng memperkaya cara pandangnya terhadap perbedaan, pluralitas, dan kehidupan sederhana.
Dalam beberapa wawancara, Obama mengingat kenangan masa kecilnya di Jakarta dengan penuh nostalgia. Ia berbagi tentang pengalaman bermain layang-layang, berjalan-jalan di gang-gang kecil, hingga memelihara monyet sebagai hewan peliharaan. Meskipun kehidupan di Jakarta penuh tantangan dan sangat berbeda dari Hawaii, masa-masa ini dianggapnya sebagai salah satu yang paling membentuk dirinya menjadi pemimpin yang berpikiran terbuka.
Setelah masa tinggalnya di Jakarta berakhir pada tahun 1971, Obama kembali ke Amerika Serikat untuk melanjutkan pendidikannya. Namun, ingatannya tentang Indonesia tidak pernah pudar. Ketika Obama terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat pada tahun 2008, hubungan historisnya dengan Indonesia menjadi topik menarik bagi dunia, khususnya masyarakat Indonesia.
Pada tahun 2010, Obama melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Dalam pidatonya di Universitas Indonesia, ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Indonesia atas pengalaman masa kecilnya. Ia mengungkapkan bahwa Indonesia adalah tempat di mana ia pertama kali belajar tentang keragaman dan arti penting dari toleransi. Obama juga menyebutkan bahwa masa-masa kecilnya di Indonesia memberinya perspektif unik yang membantunya dalam memimpin Amerika sebagai bangsa yang beragam.
Meskipun hanya menghabiskan beberapa tahun di Indonesia, pengaruh Menteng pada karakter Obama sangatlah besar. Pengalaman hidup di lingkungan yang multikultural, berinteraksi dengan berbagai macam individu dari latar belakang yang berbeda, serta menghadapi kenyataan kehidupan di negara berkembang membuat Obama lebih siap menghadapi tantangan global. Dalam banyak kesempatan, Obama sering berbicara tentang pentingnya dialog lintas budaya dan kerjasama internasional, nilai-nilai yang mungkin sebagian besar berakar dari masa kecilnya di Menteng.
Obama "Anak Menteng" bukan hanya sebuah cerita tentang seorang pemimpin dunia yang pernah tinggal di Indonesia, melainkan juga kisah tentang bagaimana sebuah tempat dan pengalaman hidup dapat membentuk seseorang menjadi pribadi yang toleran, berpikiran terbuka, dan siap menghadapi dunia dengan cara yang berbeda.
Masa kecil Barack Obama di Menteng adalah bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan hidupnya. Dari gang-gang sempit di Menteng hingga Gedung Putih di Washington DC, Obama telah menempuh perjalanan panjang yang tidak hanya dipengaruhi oleh kecerdasannya, tetapi juga oleh pengalaman masa kecilnya di Indonesia. Kisah ini menjadi pengingat bahwa pengalaman di masa kecil bisa sangat berpengaruh dalam membentuk karakter dan pola pikir seseorang di kemudian hari. (DY)