Abu Erupsi Menyebar, PAN Lampung Selatan Bagi Masker dan Kirim Air Bersih

Divson
06 September 2026 22:25 WIB

Sender.co.id â€“ DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung Selatan menyalurkan masker dan air bersih, kepada warga Kabupaten Lampung Selatan yang paling terdampak guyuran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). 

 

Bantuan tersebut disalurkan sebagai bagian dari aksi nyata kader-kader PAN ditengah kesulitan rakyat. Ribuan liter air bersih disalurkan di Kecamatan Kalianda dan Kecamatan Rajabasa, mengingat wilayah itu yang paling dekat dengan Anak Krakatau. 

 

Ketua DPD PAN Lampung Selatan Bella Jayanti mengatakan bantuan tersebut merupakan arahan dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Fraksi PAN DPR RI yang melihat kondisi abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau belum juga reda.

 

“ Mudah-mudahan bantuan masker dan air bersih ini bermanfaat, kami kader PAN diinstruksikan bergerak cepat membantu masyarakat dalam kondisi seperti ini. Debu vulkanik serta kemarau Panjang membuat situasi semakin sulit,” ujar Bella Jayanti.

 

Apa yang dilakukan PAN Lampung Selatan itu tak lepas dari semangat HUI PAN ke-28 yang menitikberatkan aksi nyata membantu masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana erupsi Gunung Anak Krakatau.

 

“Masyarakat yang terdampak kondisi udara akibat erupsi. Bantuan tersebut berupa masker, air bersih,” ungkap Bella.

 

Sebagian besar masyarakat di Kecamatan Kalianda memang tengah kesulitan mendapatkan masker. Stok masker di toko retail mulai kehabisan, ini menandakan situasi sedang tidak baik-baik saja.

 

“Masker paling kami butuhkan, karena abu vulkaniknya sangat terasa apalagi saat berkendara. Alhamdulillah PAN bagi-bagi masker, sebab di minimarket masker sudah habis,” kata Hasan warga Kecamatan Rajabasa.

 

Abu vulkanik akibat erupsi Anak Krakatau membuat kebutuhan warga terhadap perlindungan pernapasan dan air bersih meningkat. Bantuan masker diharapkan dapat membantu mengurangi paparan udara yang tidak sehat, sementara air bersih ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengintensifkan pemantauan 24 jam terhadap perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Lampung Selataan dan dampaknya terhadap atmosfer, penerbangan, serta kondisi laut di sekitar Selat Sunda. 

 

Berdasarkan analisis citra satelit pada Minggu (6/9) pukul 08.00 WIB, BMKG mengidentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik yang melingkupi wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Bengkulu. (vr/dv/red)

Komentar