Menyentuh Hati! Anisa Amalia F. dari Universitas Muhammadiyah Kalianda Raih Juara Favorit Lomba Social Media Campaign PTMA 2026

Wangga Lasmi Damayanti
02 October 2026 10:53 WIB

Prestasi membanggakan di tingkat nasional berhasil ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalianda (UM Kalianda). Anisa Amalia F. , mahasiswa program studi Manajemen, sukses menyabet penghargaan sebagai Juara Favorit Pesan Kampanye Terkuat kategori Konten TikTok Kelas A dalam ajang bergengsi Lomba Kampanye Sosial Media Mahasiswa PTMA Tingkat Nasional 2026.

Kompetisi berskala nasional ini diselenggarakan sebagai wadah bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia untuk menyebarkan pesan-pesan positif, edukatif, dan inspiratif melalui media digital. Setelah melewati rangkaian proses kompetisi yang ketat sejak Juli lalu, karya kreatif milik Anisa berhasil memikat perhatian audiens dan dewan juri hingga diumumkan secara resmi sebagai salah satu pemenang terbaik.

Dalam video TikTok yang diunggah melalui akun miliknya (@jenengeamal), Anisa mengangkat sebuah fenomena sosial yang sangat relevan dengan generasi muda saat ini melalui judul "Ramai di Layar, Sepi di Hati". Melalui alur emosional yang mendalam, ia menyoroti kontradiksi kehidupan modern, di mana seseorang bisa terhubung dengan ribuan orang di media sosial dan memiliki group chat yang ramai, namun tetap merasakan kekosongan jiwa dan kesepian di dunia nyata.

Pesan kuat yang ingin disampaikan dalam kampanye tersebut adalah ajakan bagi mahasiswa untuk kembali menjadi manusia seutuhnya yang saling menyapa, mendengar, dan peduli secara nyata. Tidak hanya berhenti pada kritik sosial, video ini juga memuat refleksi mendalam mengenai makna perjuangan di Hari Kemerdekaan RI, serta semangat Islam Berkemajuan khas Muhammadiyah. Anisa mengajak mahasiswa PTMA untuk beralih dari sekadar mencari perhatian di layar kaca, menjadi generasi yang berani mengasah keterampilan, menyuarakan gagasan, dan menghadirkan kontribusi nyata yang mencerahkan bangsa.

"Tentu saya sangat bersyukur atas penghargaan Juara Favorit ini. Melalui konten tersebut, saya ingin mengingatkan kita semua bahwa validasi dunia maya tidak akan pernah bisa menggantikan ketulusan di dunia nyata," ungkap Anisa saat diwawancarai. "Sebagai mahasiswa PTMA, kita harus mengambil peran menjadi penggerak perubahan, bukan sekadar penonton kemajuan zaman. Kita adalah generasi yang bergerak dan memberi dampak."

Keberhasilan ini membuktikan bahwa kreativitas digital jika dikombinasikan dengan narasi yang kuat mampu menjadi sarana dakwah dan edukasi yang efektif. Prestasi yang diraih oleh Anisa Amalia F. ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalianda untuk terus berkarya secara kreatif, berkompetisi secara sehat, dan menebar kemaslahatan bagi masyarakat luas.

Komentar