Gudang Petasan Terbakar di Minahasa Utara, Ledakan Rusak Sejumlah Rumah Warga

Divson
06 November 2026 13:17 WIB

Sender.co.id - Kebakaran hebat melanda lima gudang di Desa Watutumou II, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat (6/11/2026) dini hari. Salah satu gudang yang terbakar diketahui menyimpan petasan sehingga memicu ledakan beruntun dan menyebabkan sejumlah rumah warga di sekitar lokasi mengalami kerusakan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WITA. Ledakan dari gudang petasan menimbulkan dentuman keras yang terdengar hingga sejumlah wilayah sekitar. Kobaran api juga melalap gudang lain yang berada berdekatan dengan lokasi awal kebakaran.

Camat Kalawat, Agus Dondokambey, membenarkan bahwa terdapat lima gudang yang terdampak dalam peristiwa tersebut.

"5 unit gudang yang terbakar, salah satunya gudang petasan," ujar Agus, Jumat (6/11/2026).

Ia menjelaskan, gudang yang terbakar memiliki fungsi penyimpanan berbeda, mulai dari petasan, perangkat pengeras suara, makanan beku atau frozen food, hingga material baja ringan.

"Lima gudang yang terbakar di dalamnya ada gudang petasan, speaker, frozen food dan gudang baja ringan," katanya.

Besarnya ledakan dari gudang petasan turut berdampak pada permukiman di sekitar lokasi. Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk kaca jendela pecah dan bagian atap yang roboh.

"Akibat dentuman ledakan di gudang, ada warga sekitar rumahnya kaca pecah dan atap roboh," ungkapnya.

Kesaksian warga juga menggambarkan besarnya ledakan yang terjadi. Seorang warga bernama Anita mengatakan bahwa api pertama kali terlihat berasal dari gudang petasan sebelum kemudian merembet ke bangunan lain.

"Gudang petasan dulu yang meledak, baru dia menyebar," kata Anita.

Meski menimbulkan kerusakan bangunan, Agus memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa," pungkasnya.

Untuk menangani kebakaran, petugas gabungan mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran dan 114 personel ke lokasi kejadian.

Berdasarkan laporan ANTARA, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Minahasa Utara bersama personel gabungan berupaya memadamkan api yang melalap sejumlah gudang. Penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan potensi bahaya ledakan dari material petasan dan kembang api yang tersimpan di dalam bangunan.

Kebakaran tersebut menjadi perhatian karena lokasi gudang berada berdekatan dengan bangunan lain dan permukiman warga. Ledakan yang terjadi bahkan menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah di sekitar kawasan pergudangan.

Hingga laporan ini disusun, penyebab awal munculnya api belum diketahui secara pasti. Agus menyebut persoalan tersebut masih dalam pendalaman pihak berwenang.

Selain penyebab kebakaran, nilai kerugian material akibat peristiwa tersebut juga masih dalam proses penghitungan.

Belum terdapat keterangan resmi kepolisian yang memastikan sumber awal api maupun kemungkinan adanya pelanggaran dalam penyimpanan petasan di gudang tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan penyimpanan material yang mudah terbakar dan berpotensi meledak, terutama di kawasan pergudangan yang berdekatan dengan lingkungan permukiman. (ra/wg)

Komentar