Kebakaran Hebat di Tenggarong Hanguskan 75 Bangunan, 151 Warga Terdampak

Divson
06 October 2026 19:25 WIB

Sender.co.id - Kebakaran hebat melanda permukiman padat di kawasan Jalan Danau Aji dan Jalan Sultan Alimuddin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Senin (5/10/2026) sore. Api yang mulai berkobar sekitar pukul 16.30 WITA tersebut menghanguskan sekitar 75 bangunan milik warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kukar, Fida Hurasani, mengatakan pihaknya mengerahkan sembilan armada dan 90 personel gabungan untuk menangani kebakaran. Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar dua jam dengan dukungan BPBD, PDAM dan relawan.

“Kami menerjunkan sembilan armada serta 90 personel dari regu piket maupun siaga untuk memadamkan kebakaran,” kata Fida Hurasani.

Menurut Fida, kondisi angin kemarau yang kencang, kepadatan bangunan rumah kayu, serta minimnya sumber air menjadi kendala utama petugas. Sebagian armada juga tengah dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di wilayah lain.

“Minimnya sumber air di lokasi kejadian menjadi hambatan lapangan karena sebagian unit armada sedang menangani karhutla di Sangasanga,” tutur Fida.

Sementara itu, Lurah Melayu Muhammad Hafidz mengatakan pendataan sementara mencatat sebanyak 50 kepala keluarga atau 151 jiwa terdampak kebakaran. Pendataan masih dilakukan karena sejumlah rumah sewaan, kontrakan dan bangunan lainnya belum seluruhnya terdata.

“Sampai sekarang ini masih belum pasti. Untuk jumlah yang kami himpun di posko Kelurahan Melayu, terdampaknya itu ada 50 KK, terdiri dari 151 jiwa,” kata Hafidz.

Hafidz juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seorang warga lanjut usia dan seorang relawan sempat dibawa ke rumah sakit karena mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal. Kondisi keduanya dilaporkan membaik dan stabil.

Pasca kebakaran, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menyiapkan dapur umum, bantuan logistik, serta lokasi hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Posko penanganan juga disiapkan untuk mendata kebutuhan warga, termasuk pengurusan kembali dokumen kependudukan yang ikut terbakar.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas juga masih melakukan pendataan terhadap jumlah bangunan dan warga yang terdampak. (ra/wg)

Komentar