Investigasi BBM Ilegal, Wartawan Asal Lampung Dikalungi Celurit

Veridial
04 September 2024 12:19 WIB


Sender.co.id – Kerja jurnalistik di Indonesia belum terbebas dari intimidasi dan ancaman yang menyertai. Masih banyak ancaman yang diterima jurnalis saat melakukan liputan demi mengungkap fakta sebelum dikonsumsi pembaca.

 

Kejadian miris menimpa seorang jurnalis Lantang.news di Provinsi Lampung bernama Slamet Riyadi (51) saat investigasi dugaan BBM ilegal. Ia mendapat ancaman akan ditebas pakai celurit oleh Radan warga Desa Sukamaju, Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, (3/9/2024) kemarin.

 

Jurnalis asal Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan ini hendak mengonfirmasi mengenai BBM yang berada di rumah Radan, terlapor tidak berkelit bahkan mengakui bahwa BBM tersebut didapatnya dari SPBU Tanjung Bintang, dan mendapat arahan dari Hendra yang menjabat sebagai Kepala Dusun (Kadus) Sukanegara, Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Katibung.

 

Kemudian, Radan mempersilahkan untuk diberitakan, namun langsung tersulut emosi dan mengambil senjata tajam jenis sabit selanjutnya dikalungkan kelehernya untuk mengintimidasi kegiatan jurnalistiknya, serta mengucapkan sebuah nama yang diduga sebagai pemain BBM oplosan yang berada di wilayah tersebut.

 

“Kecamatan Way Sulan, masuk Desa Sukamaju itu areal saya aja itu intinya, seumpama saya ini main minyak oplosan terus jualan BBM itu menyalahi aturan, merusak motor masyarakat baru boleh dipegang, kayak bos Carsim, bos Carsim jelas pemain besar modelnya minyak mentah,” ucap Slamet menirukan suara rekaman dari Radan.

 

Saksi bernama Lina (43) yang berada di lokasi tersebut, mengamini bahwa Radan mengalungkan senjata tajam jenis sabit itu kepada Wartawan asal Kecamatan Sidomulyo itu di hadapan anak isteri Radan.

 

“Jangan nantang saya,” ucap Lina menirukan ucapan Radan saat teradi pengancaman tersebut.

 

Atas kejadian tersebut dan merasa nyawanya terancam, Slamet Riyadi telah melaporkan ke Polsek Katibung, Polres Lampung Selatan, untuk proses lebih lanjut. Radan dilaporkan dengan dugaan telah mengintimidasi Slamet Riyadi dengan mengalungkan senjata tajam jenis sabit dilehernya. (VE)

 

Komentar