Ilustrasi Rumah KPR. (Ist Net)
Sender.co.id - Saat membeli rumah, penting untuk mempertimbangkan berbagai pengeluaran yang mungkin muncul setelah proses pembelian disetujui, karena hal ini bisa berdampak pada keuangan Anda.
Jika Anda mengabaikan faktor-faktor ini, pengeluaran bisa lebih besar daripada pemasukan, yang berisiko menggerus tabungan Anda.
Oleh karena itu, sebaiknya rencanakan dan siapkan anggaran untuk pengeluaran ini sejak awal, baik sebelum mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) maupun sebelum Anda benar-benar menempati rumah tersebut.
Berikut adalah beberapa jenis pengeluaran pascapembelian rumah yang perlu Anda perhatikan, selain cicilan KPR. Simak selengkapnya di bawah ini:
Renovasi kecil
Masalah-masalah kecil seringkali baru terlihat saat Anda mulai menempati rumah baru. Misalnya, ketika hujan, Anda mungkin menemukan plafon bocor atau kerusakan kecil lainnya.
Biasanya, pengembang akan memberikan garansi perbaikan dalam jangka waktu tertentu. Manfaatkan garansi ini sambil teliti setiap sudut rumah dengan saksama.
Untuk berjaga-jaga, siapkan dana sekitar 5% dari harga rumah setahun sebelum Anda mulai menempati rumah tersebut.
Belanja perabotan
Pengeluaran untuk perabotan dan perangkat elektronik bisa mencapai 30% dari total harga rumah.
Tipsnya, Anda bisa mulai mencicil pembelian perabotan saat rumah sedang dibangun atau bahkan sebelum membeli rumah. Memilih perabotan bekas juga bisa menghemat anggaran, asalkan Anda teliti memastikan kualitasnya.
Biaya operasional
Biaya listrik, air, dan internet merupakan tiga komponen utama biaya operasional rumah.
Listrik dan air biasanya tidak tetap dan bisa meningkat sewaktu-waktu, sehingga perlu pengawasan dalam penggunaannya untuk menjaga anggaran tetap terkendali.
Biaya lingkungan
Ini adalah biaya iuran untuk RT setempat yang digunakan untuk pemeliharaan kebersihan dan keamanan lingkungan.
Besarnya iuran sangat bervariasi, tergantung lokasi tempat tinggal dan kebijakan RT. Biasanya, jumlah iuran ini dapat naik setiap beberapa waktu. (DV)
Komentar