Bagnaia Tetap Bangga Menangi 11 Seri, Meski Gagal Juara Dunia

Tazkiya Fuadah
18 November 2024 05:53 WIB

Sender.co.id - Meski gagal juara dunia dengan 11 kemenangan Francesco Bagnaia tak melihat musim ini dengan perasaan sesak. Rider Ducati itu cuma merasa kurang beruntung saja. 

Bagnaia harus berbesar hati jadi runner-up MotoGP 2024 walau sebelumnya memenangi seri pamungkas di MotoGP Barcelona 2024. Sebab Jorge Martin, rivalnya di persaingan gelar, finis ketiga di balapan dan itu cukup untuknya menyegel titel juara dunia.

Secara hasil, nasib Bagnaia ironis karena ia memenangi lebih banyak balapan ketimbang Martin. Bagnaia juara di 11 balapan utama, plus tujuh sprint race. 

Tetapi di saat yang sama, dibanding Martin, Bagnaia juga melakukan lebih banyak kesalahan. Ia tiga kali gagal finis pada balapan utama dan lima kali di Sprint Race.

Inkonsistensi itu pun diakui oleh Pebalap Ducati itu yang disebutnya karena sedikit kurang beruntun, harus dibayar mahal. Namun ia tetap bangga dengan hasil musim ini.

"Yeah, pastinya kami bisa melihat musim ini dengan perasaan bangga. Akhir pekan ini kami melakukan segala upaya yang bisa dilakukan," ungkapnya dalam sesi wawancara dengan TNT Sports.

"Memenangi 11 balapan itu sesuatu yang sulit diungkapkan, dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya. Dan rasanya sudah lama tidak ada yang melakukannya, dan juga tidak banyak yang bisa melakukannya."

"Jadi ya, sangat senang dengan itu. Saya rasa kami agak kurang beruntung," sambungnya.

Di era MotoGP, sebelumnya hanya ada tiga pebalap yang bisa mencapai dua digit kemenangan. Mereka adalah Valentino Rossi, Casey Stoner, dan Marc Marquez, yang masing-masing dua kali mencatatkannya. (TF)


Komentar