Sudah Empat Hari Sawahnya Terendam Banjir, Petani Way Panji Dibayangi Fuso

Veridial
23 December 2024 12:19 WIB

Sender.co.id – Malang betul nasib petani di Desa Balinuraga dan Desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji. Sudah empat hari ini banjir merendam tanaman padi dan tak kunjung surut.

 

Akibatnya, petani di dua desa tersebut sedang dibayangi ancaman fuso. Ancaman tersebut tak terelakkan, solusinya mereka harus menanam ulang jika padi yang terendam banjir itu benar-benar fuso.

 

Made Bawe (48) petani aasal Desa Balinuraga mengakui, tanaman padinya terendam air dan setiap hari semakin bertambah debit air yang menggenangi, karena hujan hampir setiap hari.

 

"Ya mau bagaimana lagi kalau kondisinya seperti itu, kami hanya pasrah," ujar Made Bawe, Senin (23/12/2024).

 

Nasib serupa juga dialami Kepala Desa Balinuraga Made Suwede yang sudah dua kali melakukan tanam padi dan kini terancam untuk tanam kembali.

 

"Banjir pertama tanaman padi saya terendam dan mati, sekarang begitu lagi dan bisa-bisa tanam ulang," kata Made Suwede.

 

Terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian Kecamatan Way Panji Kuncara membenarkan ada sekitar 60 hektar tanaman padi yang terendam di Desa Balinuraga dan Sidoharjo.

 

"Kalau tidak surut airnya, tanaman padi akan fuso dan ini sudah kita laporkan ke Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura," ujar Kuncara.

 

Kuncara bilang, petani bisa tercover asuransi usaha tanaman padi (AUTP) jika mereka mendaftarkan lehan mereka di AUTP. Namun jika tidak terdaftar di AUTP pihaknya bakal berkoordinasi dengan DTPHL Kabupaten Lampung Selatan agar petani bisa mendapatkan solusi dari persoalan ini. (VE)

Komentar