Intelijen AS Peringatkan Ancaman Serius Iran untuk Membunuh Trump

Divya Naila
25 September 2024 14:30 WIB

Sender.co.id - Intelijen Amerika Serikat telah memberi peringatan kepada mantan Presiden Donald Trump terkait ancaman "nyata dan spesifik" dari Iran yang bertujuan untuk membunuhnya. Teheran sendiri telah membantah tuduhan Washington terkait hal ini.

Peringatan tersebut, seperti dilaporkan AFP pada Rabu (25/9/2024), diumumkan oleh tim kampanye Trump yang kini merupakan calon presiden dari Partai Republik dan akan bersaing dengan Wakil Presiden Kamala Harris dari Partai Demokrat dalam pemilihan presiden AS yang dijadwalkan November mendatang.

Steven Cheung, direktur komunikasi tim kampanye Trump, menyatakan bahwa Trump telah diberi pengarahan oleh Kantor Direktur Intelijen Nasional mengenai ancaman tersebut.

Cheung menjelaskan bahwa ancaman ini merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan ketidakstabilan di Amerika Serikat, dengan serangan yang semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Aparat penegak hukum dari berbagai lembaga saat ini bekerja untuk memastikan keselamatan Trump serta menjaga integritas pemilu dari campur tangan luar.

Meski tim kampanye Trump tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait peringatan intelijen ini, ancaman tersebut muncul saat tekanan internasional terhadap Iran meningkat, terutama terkait ketegangan di Lebanon, di mana militer Israel melanjutkan serangan terhadap Hizbullah yang didukung Teheran.

Pada awal musim panas, Iran membantah tuduhan bahwa mereka berencana membunuh Trump, tak lama setelah insiden penembakan terhadap mantan presiden tersebut di Pennsylvania.

Serangan itu menyebabkan satu korban jiwa dan Trump mengalami luka di telinganya. Beberapa hari setelah percobaan pembunuhan tersebut, media lokal di AS melaporkan bahwa otoritas setempat telah menerima informasi intelijen yang menguatkan dugaan bahwa Iran berencana untuk membunuh Trump, yang berujung pada peningkatan pengamanan terhadapnya. (DY)

Komentar