Hari Ini, Prabowo Copot Purbaya dari Kursi Menteri Keuangan

Wangga Lasmi Damayanti
14 September 2026 16:03 WIB

Sender.co.id – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan dan menunjuk Suahasil Nazara sebagai penggantinya, Senin (14/9/2026). Suahasil yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dilantik langsung oleh Prabowo di Istana Negara, Jakarta. Pergantian tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Dalam Keppres tersebut, Presiden Prabowo memberhentikan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan dan mengangkat Prof. Suahasil Nazara, PhD sebagai Menteri Keuangan yang baru. Suahasil kemudian mengikuti prosesi pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Prabowo di Istana Negara.

Dalam prosesi pelantikan, Prabowo meminta Suahasil mengucapkan sumpah jabatan untuk menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan. “Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” demikian sumpah jabatan yang diucapkan Suahasil di hadapan Presiden.

Suahasil sendiri bukan sosok baru di Kementerian Keuangan. Sebelum ditunjuk sebagai Menteri Keuangan, ia telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan mendampingi Purbaya dalam menjalankan kebijakan fiskal pemerintah. Dengan pengangkatan tersebut, Suahasil menjadi Menteri Keuangan ketiga pada pemerintahan Presiden Prabowo setelah sebelumnya posisi tersebut dijabat Sri Mulyani Indrawati dan Purbaya.

Menjelang pelantikan, Suahasil sempat terlihat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan. Saat ditanya awak media mengenai kedatangannya, ia memberikan jawaban singkat. “Ditelepon,” ujar Suahasil ketika ditanya apakah dirinya dipanggil ke Istana.

Pergantian tersebut berlangsung ketika Purbaya sebenarnya masih aktif menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan. Bahkan sehari sebelum dicopot, Purbaya masih memberikan arahan terkait pembiayaan bagi industri dalam negeri melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Purbaya meminta LPEI memberikan pembiayaan dengan bunga yang lebih murah kepada sektor industri seperti tekstil dan furnitur yang tengah menghadapi tekanan ekonomi global.

“Sebagai lembaga pembiayaan ekspor, coba bicara dengan industri, tekstil, furnitur dan lain-lain, dan coba tawarkan bunga pembiayaan yang murah,” kata Purbaya dalam keterangan resminya, Minggu (13/9/2026).

Arahan tersebut kemudian ditanggapi Direktur Eksekutif LPEI Sukatmo Padmosukarso yang menyatakan kesiapan lembaganya memperkuat peran sebagai policy bank sekaligus instrumen countercyclical pemerintah. “Nilai yang kami bawa tidak berhenti pada pembiayaan, tetapi dirumuskan melalui Beyond Financing, Developmental Impact, dan Sustainability,” ujar Sukatmo.

Purbaya juga masih memberikan keterangan mengenai kebijakan internal Kementerian Keuangan beberapa hari sebelum pergantian. Pada 10 September 2026, ia membantah isu dugaan jual-beli jabatan di lingkungan Kemenkeu yang beredar di media sosial. Purbaya menegaskan proses pengisian jabatan dilakukan berdasarkan pertimbangan profesional.

“Saya bingung dari mana isu itu keluar. Tapi, itu rumor saja. Ini (jabatan di Kemenkeu) benar-benar berbasis profesional,” kata Purbaya saat memberikan arahan dalam kegiatan pelantikan pejabat pimpinan tinggi Kemenkeu di Jakarta.

Purbaya juga menjelaskan bahwa pengisian jabatan di Kemenkeu tidak ditentukan olehnya seorang. Menurut dia, terdapat proses pengusulan dan penilaian sebelum seseorang ditempatkan pada posisi tertentu. “Yang menaikkan posisi bukan saya sendiri; ada yang mengusulkan, Pak Sekjen menilai, dan setiap pejabat eselon I yang ada saya tanya apakah orang tersebut cocok atau tidak,” ujar Purbaya.

Pergantian Purbaya menjadi perhatian karena sebelumnya pemerintah sempat membantah isu mengenai kemungkinan pergantian dirinya. Pada Juni 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan ketika isu tersebut beredar. “Tidak ada, tidak ada rencana pergantian,” kata Prasetyo saat itu.

Kini, keputusan Presiden Prabowo pada 14 September 2026 memastikan Purbaya tidak lagi menduduki kursi Menteri Keuangan. Suahasil Nazara resmi mengambil alih posisi tersebut dan akan menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih 2024–2029.

Hingga pelantikan berlangsung, belum ada penjelasan terbuka mengenai alasan khusus Presiden Prabowo mengganti Purbaya. Karena itu, alasan pergantian tersebut belum dapat dikaitkan dengan isu atau spekulasi tertentu tanpa keterangan resmi dari Presiden maupun Istana. (wg)

Komentar