Sebut OTT Kampungan, Anggota Komisi III DPR Ini Setuju KPK Telepon Dulu Pejabat yang Korupsi sebelum Ditangkap

Diana Margarini
23 November 2024 18:14 WIB

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas setuju dengan pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut tentang Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK adalah kampungan.

Hal tersebut dikatakan Hasbiallah saat fit and proper test terhadap Calon Dewan Pengawas (Dewas) KPK di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/11/2024).

"Saya setuju dengan Pak Luhut kalau OTT itu hanya kampungan, sebab OTT itu hanya merugikan uang negara," kata Hasbiallah, dilansir dari Tribun.

Menurut Hasbiallah, tindakan OTT tidak efektif karena hanya merugikan anggaran negara.

"Untuk mengejar OTT satu tahun pak, bayangkan berapa banyak uang yang habis," ujarnya.

Hasbiallah juga mengusulkan kepada Ketua KPK yang nanti terpilih, untuk menangkap koruptor dengan cara yang lebih praktis dengan cara menelpon pejabat yang korupsi terlebih dahulu.

"Kalau udah tahu misalnya pejabat negara, gubernur atau bupati melakukan korupsi atau indikasi melakukan korupsi, itu paling tidak kita sampaikan kita telepon 'hai bapak jangan korupsi, saya tangkap' kan selesai," sambungnya. (DA)

Komentar