Pendaki Gunung Bawakaraeng hipotermia hingga kelaparan ditinggal rombongannya. (Foto: Istimewa)
Sender.co.id -
Seorang pendaki bernama Akram (17) ditemukan mengalami hipotermia dan kelaparan
usai ditinggalkan rombongan temannya di Gunung Bawakaraeng, Gowa, Sulawesi Selatan.
Koordinator Divisi Tim SAR KPA Hijau Bawakaraeng,
Halik Hasbih menjelaskan korban bersama 5 orang temannya memulai tracking pada
pukul 08.00 Wita dan dibagi mwnjadi 2 tim saat di Pos 1. Tim 1 lebih dulu
sampai di puncak sementara tim 2 yang merupakan tim Akram berada di belakangan.
"Berlanjut hingga ke puncak Gunung Bawakaraeng
2830 MDPL tim ke 2 yang bersama dengan Akram tiba di jam 12.45 Wita dan tim 1
sudah turun duluan," kata Halik.
Halik mengungkapkan, tim 2 bergerak turun pada pukul
13.25 Wita. Akram merasa kelelahan dan kelaparan pada pertengahan jalur 10
menuju Pos 9. Rombongan Akram hanya memberinya jaket dan handy talky (HT) lalu
meninggalkannya menuju Pos 8.
"Setiba Akram di pos 8, Akram kehilangan sebuah
handphone dan terkendala untuk jalan bersama tim jadi temannya memutuskan untuk
turun terlebih dahulu dan meninggalkan Akram," ujarnya.
Setelah beristirahat, Akram melanjutkan perjalanan
turun sendirian. Tetapi, saat berada di jalur pendakian dari pos 8 menuju pos
7, Akram mengalami gejala hipotermia.
"Untungnya ada pendaki yang turun, pendaki yang
turun itu sempat menangani kasih makan, karena ini anak kan faktor kelelahan
dan lapar," katanya.
Pihak Tim SAR yang menerima laporan dari pendaki lain
tersebut kemudian mengevakuasi korban, pada Sabtu (5/10) pukul 16.00 WITA.
"Setibanya di pertengahan jalur pendakian 8-7 ia
mengalami gejala hipotermia dan badan sudah lemas," ujarnya.
KPA Hijau Bawakaraeng pun memberikan sanksi kepada
Akram dan rombongannya. Keenam pendaki tersebut tidak diperbolehkan atau
di-blacklist melakukan pendakian di Gunung Bawakaraeng selama tiga tahun.
"Mereka kena sanksi blacklist, artinya mereka
tidak diizinkan melalui pos registrasi Buluballea lagi selama kurun waktu 3
tahun," kata Halik Hasbih kepada detikSulsel, Selasa (8/10).
Sanksi tersebut diberikan karena rombongan akram
melakukan pelangggaran berat dengan meninggalkan salah satu rekannya.
Keenam pendaki kena blacklist yakni Akram (17), Andika
(17), Akbar (17), Ibnu (17), Naufal (17), dan Jauhar (17). Halik menambahkan,
Akram yang ditinggalkan juga turut di-blacklist dengan alasan agar adil.
"Iya (keenam pendaki di-blacklist) karena dia
satu rombongan, karena dianggap tidak kompak. Supaya adil bagi mereka bahwa
mereka harus menjaga kekompakannya karena mereka satu tim," ujar Halik.
(DA)
Komentar