Pemerintah Pastikan Situasi Jelang HUT ke-81 RI Aman, Menko Polkam Minta Publik Hentikan Penyebaran Konten Meresahkan

Divson
06 August 2026 19:17 WIB

Sender.co.id – Pemerintah memastikan kondisi keamanan nasional menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dalam keadaan aman dan terkendali. Masyarakat diminta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait isu demonstrasi maupun kerusuhan yang beredar di media sosial sejak awal Agustus 2026.

 

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago usai memimpin rapat koordinasi bersama pimpinan sejumlah lembaga negara di Gedung Utama Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Jakarta, Rabu (5/8/2026).

 

Rapat tersebut dihadiri Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M. Herindra, serta pejabat terkait lainnya untuk membahas kesiapan pengamanan nasional menjelang rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.

 

Dalam konferensi pers, Djamari menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah belum menemukan adanya ancaman yang dapat mengganggu stabilitas keamanan nasional.

 

"Situasi di dalam negeri sangat aman dan perkembangan semua yang terjadi di dalam negeri masih dalam kendali kita semua, kendali Panglima, kendali Kapolri, masalah BIN, intelijen," ujar Djamari Chaniago.

 

Menurutnya, seluruh aparat keamanan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat, termasuk informasi yang beredar di ruang digital.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tetap memiliki hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat di muka umum, namun penyampaian aspirasi harus dilakukan secara damai sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Menko Polkam mengatakan pemerintah hingga kini belum menemukan indikasi akan adanya aksi demonstrasi besar maupun kerusuhan sebagaimana narasi yang beredar luas di media sosial.

 

Bahkan, berdasarkan hasil pemantauan sementara, sejumlah video yang ramai dibagikan diketahui merupakan dokumentasi lama yang kembali disebarkan seolah-olah menggambarkan situasi terkini.

 

"Kami belum menemukan indikasi adanya demonstrasi ataupun kerusuhan sebagaimana isu yang beredar di media sosial. Bahkan beberapa video yang beredar merupakan video lama yang disiarkan ulang," kata Djamari.

 

Pemerintah kini tengah menelusuri akun-akun yang diduga menyebarkan informasi menyesatkan tersebut untuk memastikan tidak terjadi penyebaran hoaks yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

 

Dalam kesempatan itu, Djamari mengimbau masyarakat agar tidak ikut memproduksi maupun menyebarluaskan konten yang belum jelas kebenarannya.

 

Ia menilai penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan justru berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terlebih menjelang pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

"Kami mengimbau masyarakat untuk menghentikan penyebaran konten-konten yang meresahkan dan selalu melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya," ujarnya.

 

Menurut Djamari, pemerintah mendukung kebebasan berekspresi masyarakat, namun kebebasan tersebut harus disertai tanggung jawab agar tidak menimbulkan kepanikan maupun disinformasi.

 

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri bersama TNI telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan untuk memastikan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

 

Pengamanan dilakukan melalui koordinasi lintas lembaga, peningkatan patroli di sejumlah wilayah strategis, serta pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan baik di lapangan maupun di ruang siber.

 

Senada dengan itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan TNI siap mendukung penuh pengamanan nasional dan terus bersinergi dengan Polri serta seluruh instansi terkait guna menjaga stabilitas keamanan negara.

Pemerintah berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

 

Menko Polkam menegaskan bahwa apabila masyarakat menemukan informasi yang mencurigakan atau berpotensi menyesatkan, sebaiknya melakukan pengecekan melalui kanal resmi pemerintah maupun media yang kredibel sebelum menyebarkannya.

 

Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, media, dan masyarakat, pemerintah optimistis peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat persatuan. (it/dv)

Komentar