Mengapa Bendera Negara-negara Arab Memiliki Pola dan Warna yang Mirip?

Redaksi Sender
17 August 2024 15:40 WIB

Sender.co.id - Bendera-bendera di negara-negara Arab umumnya memiliki desain dan warna yang mirip. Misalnya, Uni Emirat Arab, Sudan, Yordania, Palestina, dan Kuwait menggunakan pola dan susunan warna yang serupa.

Negara-negara ini biasanya menggunakan warna hijau, merah, putih, dan hitam. Di sisi kiri bendera, terdapat bentuk seperti segitiga atau trapesium yang serupa.

Menurut The National News, pemilihan warna-warna ini terkait dengan periode sejarah yang berbeda dalam dunia Arab. Warna hitam melambangkan kekhalifahan Rashidun dan Abbasiyah, putih untuk era Umayyah, hijau untuk zaman Fatimiah, dan merah untuk dinasti Hashemite.

Selain itu, teori dari abad ke-14 oleh Safi al-Din al-Hilli mengaitkan warna putih dengan tindakan, hitam dengan pertempuran, hijau dengan ladang, dan merah dengan pedang dalam budaya Arab.

Warna-warna ini pertama kali digabungkan pada 1916 selama pemberontakan Arab melawan Kekaisaran Ottoman. Prof Podeh menyatakan bahwa kesamaan warna ini mencerminkan simbolisme dan hubungan antara orang-orang di kawasan tersebut, bukan hanya dalam hal bahasa Arab.

Menurut Podeh, warna tradisional Arab melambangkan aspek-aspek Islam, mencakup periode dari Nabi Muhammad hingga Kekaisaran Ottoman. Dari 22 negara anggota Liga Arab, 10 negara menggunakan kombinasi warna hijau, putih, hitam, dan merah dalam bendera mereka. Sementara itu, 12 negara lainnya menggunakan salah satu dari warna-warna ini, biasanya merah atau hijau.

Selain warna, sembilan negara Arab juga menambahkan simbol-simbol Islam seperti bintang, bulan sabit, atau pedang, yang melambangkan kebajikan tertentu, seperti perjuangan kolonial, tanah, atau perlawanan. (DY)

Sumber: CNN Indonesia

Komentar