Mapasanda Universitas Muhammadiyah Kalianda
Sender.co.id – Mahasiswa Pecinta Alam Semesta Kalianda (MAPASANDA) Universitas Muhammadiyah Kalianda menggelar kegiatan galang donasi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (19/8/2026).
Kegiatan kemanusiaan tersebut direncanakan berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai 19 Agustus 2026. Dalam aksi ini, anggota MAPASANDA turun langsung untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dan bersama-sama memberikan bantuan bagi para korban terdampak bencana.
Ketua MAPASANDA Universitas Muhammadiyah Kalianda, Safira Eka Cahya, mengatakan bahwa kegiatan galang donasi ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian mahasiswa terhadap saudara-saudara di NTT yang tengah menghadapi musibah.
“Kami dari MAPASANDA UM Kalianda mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT. Mungkin bantuan yang kita berikan tidak dapat menghilangkan seluruh kesedihan mereka, tetapi kami berharap kepedulian dan dukungan dari kita semua dapat sedikit meringankan beban mereka,” ujar Safira Eka Cahya.
Safira menambahkan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari dengan harapan dapat menghimpun bantuan dari berbagai pihak. Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa.
Melalui kegiatan ini, MAPASANDA UM Kalianda berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk ikut berpartisipasi. Aksi galang donasi tersebut juga menjadi wujud nyata bahwa semangat kepedulian dan kemanusiaan dapat dimulai dari langkah sederhana.
“Kami berharap masyarakat, khususnya mahasiswa dan seluruh elemen yang ada di Lampung Selatan, dapat ikut berpartisipasi. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan tentu akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita di NTT” tambahnya.
Kegiatan galang donasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen MAPASANDA Universitas Muhammadiyah Kalianda dalam menumbuhkan rasa solidaritas sosial serta kepedulian terhadap sesama, terutama bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah. (*)
Komentar