Ilustrasi Gigitan Tikus. (Foto : Istimewa)
Sender.co.id - Infeksi karena gigitan tikus atau biasa disebut sebagai rat bite fever, ini bisa menyebabkan infeksi karena binatang tersebut sudah terinfeksi dahulu bakteri Streptobacillus moniliformis (S. moniliformis) yang paling umum di Amerika Serikat, atau Spirillum minus (S. minus) yang paling umum di Asia.
Rat bite fever merupakan penyakit infeksi bakteri langka melalui gigitan tikus yang terinfeksi yang dapat menyebar, jika tikus yang terinfeksi mencakar manusia atau jika manusia bersentuhan dengan air liur (ludah), feses (kotoran), atau urine (kencing) tikus. Rat bite fever ini dapat menjadi infeksi serius bahkan sampai mematikan. Untungnya, penyakit ini bisa diobati.
Lalu, apakah infeksi akibat gigitan tikus ini bisa diobati? Saat tahu tergigit tikus, Maka harus segera mendapatkan pertolongan pertama. Dikuti dari laman Very Well Health, ini langkah-langkah pertolongan pertama untuk rat bite fever yang harus didapat, sebagai berikut:
- Mengendalikan pendarahan dengan menekan luka secara kuat menggunakan kain kasa atau handuk bersih.
- Bersihkan luka dengan sabun dan air hangat, pastikan untuk membersihkan bagian dalam luka.
- Pastikan untuk membilas semua sabun, atau akan menyebabkan iritasi nantinya.
- Menutupi luka dengan perban yang bersih dan kering. Anda dapat mengoleskan salep antibiotik pada luka sebelum menutupnya.
- Jika cedera terjadi pada jari, lepaskan semua cincin dari jari yang cedera seandainya jari tersebut bengkak.
- Cobalah untuk menangkap hewan pengerat tersebut setelah digigit.
Setelah mendapatkan pertolongan pertama pada infeksi gigitan tikus, harus segera pergi ke fasilitas kesehatan atau klinik terdekat. Dokter bisa meresepkan antibiotik untuk pasien yang dapat membantu mengobati infeksi bakteri tersebut. Dan mungkin harus mengonsumsi antibiotik hingga dua minggu.
Dokter bisa meresepkan obat antiobiotik seperti, Penisilin, Seftriakson, Amoksisilin, Ampisilin, dan Doksisiklin. Bisa juga mengonsumsi antibiotik ini secara oral (dalam bentuk pil yang ditelan) atau secara intravena (melalui jarum suntik ke pembuluh darah).
Namun perlu diingat bahwa harus menghabiskan seluruh antibiotik yang diberikan, meskipun sudah mulai merasa lebih baik. Jika antibiotik tidak dihabiskan, karena rat bite fever dapat kambuh dan lebih sulit diobati. (TF)
Komentar