Cerita Ibu Pegi Usai Bertemu Sang Anak Yang Menjadi Tersangka Pembunuh Vina Cirebon

Lucky Ferdianto
24 May 2024 15:18 WIB

Sender.co.id - Pegi Setiawan atau lebih dikenal dengan nama Perong memberikan pesan menyedihkan kepada sang ibu usai ditetapkan tersangka pembunuhan Vina Cirebon.

 

Ibunda Pegi Setiawan (Kartini) mengaku sudah menemui sang anak di Mapolda Jawa Barat usai ditangkap polisi pada Selasa (21/5/2024) malam di Bandung, Jawa Barat.

 

Ibunda Pegi menangis tak terima anaknya dituding sebagai terduga Pembunuh Vina.

Polisi sudah menangkap dan menetapkan Pegi Setiawan (Perong) sebagai tersangka pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi pada tahun 2016.

 

Sambil menangis Kartini bercerita tentang pengakuan dan pesan sang anak Pegi terkait kasus Vina Cirebon.

 

"Saya tanya 'Gih apakah kamu pernah melakukan hal sekeji itu? apa kamu kenal sama Egi dan Vina?" ungkap Kartini, Jumat (24/5/2024).

 

"Lalu Pegi menjawab, 'Demi Allah demi Rasulullah mak, saya tidak kenal sama yang namanya Egi dan Vina. Saya tidak melakukan hal sekeji itu'. Anak saya berkata seperti itu," lanjutnya.

 

Egi juga meminta maaf kepada sang ibu. Bahkan Pegi memberi pesan yang membuatnya menangis saat itu juga.

 

"Anak saya berpesan 'Mak jikalah nanti mama pulang, kalau saya tidak ada umur saya minta maaf'," katanya.

 

"'Saya rela dan ikhlas mak jadi tumbal anak orang yang berpangkat'. Saya enggak apa-apa mati syahid, saya menanggung dosa orang yang punya, saya orang enggak punya enggak apa-apa. Kalau itu semua tuduhan dijatuhkan kepada saya," sambungnya.

 

Ibu mana yang tak menangis mendengan pesan dari sang anak yang terlihat pasrah menerima tudingan sebagai pembunuh Vina Cirebon.

 

"Anak saya sampai berpesan begitu. Gimana hati seorang ibu (mendengar seperti itu). Sampai saya peluk anak saya, sampai nangis saya 'Jangan ngomong gitu cung, Alloh Maha Tahu, Allah Maha Besar, Alloh Maha Mendengar apa yang kamu tidak pernah lakukan, Saya sakit mendengar anak saya difitnah segitu kejam, sedangkan dia adalah tulang punggung keluarga saya dari kecil," ungkapnya.

 

Seluruh keluarga besar termasuk adik-adik Pegi juga merasa sedih dan tak terima tudingan yang dilontarkan kepada Pegi.

 

"Apa salah Aa. Aa orang baik kenapa Aa difitnah segitu kejam? tapi polisi tetap tidak percaya, kalau Pegi lah pelaku utamanya, Anak saya bersumpah, anak saya tidak pernah melakukan kejahatan seperti itu. Anak saya di mata saya adalah anak yang baik dan jujur walaupun anak saya jelek," tambahnya.

 

Sang ibu pun berharap meminta keadilan hukum untuk sang anak.

 

"Teliti dulu sebelum menangkap, jangan asal tangkap, anak saya tidak salah apa-apa. Kalau iya dia melakukan kejahatan toh dia pasti bertanggung jawab. Dia tidak bertanggungjawab karena dia tidak melakukan kejahatan itu, Saya berdoa semoga anak saya terbebas dari fitnah ini dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga," tutupnya.

 

Tag

Komentar