Andi Sultan Persembahkan Emas untuk Indonesia di 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026

Divson
03 August 2026 19:28 WIB

Sender.co.id – Atlet taekwondo Indonesia Andi Sultan sukses mempersembahkan medali emas pada nomor Poomsae Freestyle Individual Men Over 17 dalam ajang 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (2/8/2026). Kemenangan tersebut menjadi salah satu pencapaian penting bagi kontingen Merah Putih pada hari kedua penyelenggaraan nomor poomsae.

 

Andi Sultan memastikan gelar juara setelah mencatatkan skor 8,540 poin pada babak final. Raihan tersebut mengantarkannya naik ke podium tertinggi sekaligus mengibarkan bendera Merah Putih di hadapan peserta dari puluhan negara yang ambil bagian dalam kejuaraan berlevel World Taekwondo (WT) G2 tersebut.

 

Kejuaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 digelar pada 1–5 Agustus 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Ajang ini menjadi salah satu turnamen internasional paling bergengsi di kawasan Asia sekaligus bagian dari perolehan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028 dan Kejuaraan Dunia Taekwondo.

 

Kemenangan Andi Sultan melengkapi dominasi Indonesia pada nomor poomsae. Berdasarkan rekapitulasi Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), tuan rumah menutup pertandingan poomsae dengan total 18 medali, terdiri dari 7 emas, 4 perak, dan 7 perunggu.

 

Selain emas dari Andi Sultan, enam medali emas lainnya diraih oleh:

 

Supratino Djoko – Individual Male Over 65

Rhozy Muhammad Harfizh Fachriur – Individual Male Under 30

Harsono Daniel – Individual Male Under 50

A. Md Ridwan – Individual Male Under 65

Rochmah IR. Siti – Individual Female Under 60

A.K. Nathania / A. Hannayaka – Pair Under 30

 

Pada hari kedua, Indonesia juga menambah satu medali perak melalui nomor Men Team Under 30, serta empat medali perunggu dari nomor Women Team Under 30, Freestyle Individual Female Over 17, dan Freestyle Individual Male Over 17.

 

Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, sebelumnya menyatakan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan kepercayaan besar dari Asian Taekwondo Union (ATU) dan World Taekwondo (WT) kepada Indonesia.

 

"Kepercayaan dari Asian Taekwondo Union dan World Taekwondo untuk Indonesia merupakan kehormatan yang sangat besar. Ini membuktikan bahwa Indonesia dipercaya menjadi bagian penting dalam perkembangan taekwondo dunia," ujar Richard Tampubolon dalam keterangan resmi PBTI.

 

Ia juga menambahkan bahwa kejuaraan internasional tersebut tidak hanya menjadi wadah peningkatan prestasi atlet nasional, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi melalui sektor sport tourism, perhotelan, transportasi, hingga UMKM.

 

Setelah nomor poomsae selesai dipertandingkan pada 2 Agustus, kejuaraan berlanjut ke nomor kyorugi (tarung) yang berlangsung pada 3–5 Agustus 2026. Ratusan atlet dari berbagai negara masih akan bersaing memperebutkan medali pada kategori senior putra dan putri.

 

Prestasi Andi Sultan menjadi penutup manis bagi perjuangan tim poomsae Indonesia sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan taekwondo di Asia, khususnya pada nomor seni (poomsae). (it/dv)

Komentar