Prabowo Hadiri May Day 2026 di Monas, Disambut Ribuan Buruh Seluruh Indonesia

Divson
01 May 2026 11:28 WIB

Sender.co.id - Presiden Prabowo Subianto menghadiri langsung peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Kehadiran Presiden di tengah ratusan ribu buruh yang memadati lokasi acara menjadi sorotan utama dalam peringatan tahun ini.

Sejak pagi hari, massa buruh dari berbagai daerah dan konfederasi telah berkumpul di kawasan Monas. Diperkirakan lebih dari 200 ribu hingga 400 ribu buruh hadir dalam peringatan tersebut, menjadikannya salah satu perayaan May Day terbesar dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia.

Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB dan langsung menyapa massa buruh. Ia terlihat melambaikan tangan dan beberapa kali menyalami peserta sebelum menuju panggung utama. Kehadirannya disambut antusias oleh para buruh yang memenuhi area acara.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, sebelumnya menyebut kehadiran Presiden merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat hubungan dengan kalangan pekerja.
“Sebagai bentuk komitmen tersebut, Presiden Prabowo diagendakan hadir pada puncak peringatan hari buruh nasional 2026 di Monumen Nasional,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peran buruh sangat penting dalam pembangunan nasional. Ia bahkan menyampaikan bahwa dirinya dapat menjadi Presiden berkat dukungan dari rakyat, termasuk kaum buruh.
“Saya jadi Presiden karena kaum buruh, tani dan nelayan,” ujar Prabowo di hadapan massa.

Selain itu, Prabowo juga mengumumkan kebijakan baru terkait perlindungan tenaga kerja. Ia menyebut telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Buruh.
“Jangan khawatir, kita akan membela kepentingan buruh. Yang diancam PHK kita akan melindungi saudara-saudara sekalian,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyampaikan bahwa peringatan May Day tahun ini menjadi momentum penting bagi buruh untuk menyuarakan aspirasi. Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Presiden menjadi sinyal positif bagi hubungan antara pemerintah dan pekerja.

Peringatan May Day 2026 di Monas tidak hanya diisi dengan orasi, tetapi juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan buruh terkait berbagai isu ketenagakerjaan. Sejumlah isu utama yang disoroti antara lain kesejahteraan pekerja, outsourcing, hingga perlindungan terhadap ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).

Suasana acara berlangsung meriah dengan berbagai atribut buruh, spanduk tuntutan, serta kegiatan panggung yang diikuti ribuan peserta. Aparat keamanan juga dikerahkan untuk memastikan jalannya acara tetap kondusif hingga selesai menjelang waktu salat Jumat.

Kehadiran Presiden Prabowo dalam peringatan Hari Buruh 2026 ini dinilai menjadi simbol kuat bahwa pemerintah berupaya hadir di tengah pekerja. Momentum ini sekaligus mempertegas pentingnya kolaborasi antara negara, pengusaha, dan buruh dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan. (wg/dv)

Komentar