Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Anjlok Saat Dilintasi

Wangga Lasmi Damayanti
31 August 2026 14:23 WIB

Sender.co.id – Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami kerusakan sesaat setelah diresmikan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami pada Minggu (30/8/2026) sore. Jembatan tiba-tiba anjlok ketika sekitar 50 orang melintas secara bersamaan, termasuk Bupati Citra, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ling Ling Nugraha Senjaya, Dandim 0625/Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan, serta warga.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.10 WIB. Saat rombongan berada di atas jembatan, bagian struktur tiba-tiba turun dan membuat sejumlah orang terperosok. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meski beberapa orang dilaporkan mengalami luka ringan.

Kabag Humas Pemda Pangandaran, Raden Detty Marieta, membenarkan kondisi Bupati Citra Pitriyami setelah kejadian. Ia mengatakan Bupati dalam keadaan aman meski sempat mengalami syok dan memar pada bagian tangan akibat terkena kawat.

“Aman, tidak ada korban. (Bupati) kena kawat, memar di bagian tangan,” ujar Detty.

Sementara itu, Kapolsek Cijulang Iptu Dimas Aditama mengatakan aparat langsung mengamankan dan menutup akses menuju jembatan setelah kejadian. Penutupan dilakukan untuk mencegah masyarakat kembali melintas sebelum kondisi struktur dinyatakan aman.

Dimas menegaskan penyebab kerusakan belum dapat dipastikan. Dugaan bahwa jembatan mengalami kelebihan beban karena sekitar 50 orang melintas secara bersamaan masih membutuhkan pemeriksaan teknis.

“Penyebabnya masih dalam pemeriksaan. Dugaan kelebihan beban karena banyak orang melintas secara bersamaan belum bisa kami pastikan,” kata Dimas.

Dari sisi teknis, Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad) menjelaskan bahwa kejadian tersebut bukan berarti seluruh struktur utama jembatan runtuh. Salah satu tali sling pada sisi kiri disebut terlepas dari pengikat utama sehingga membuat struktur jembatan menjadi miring.

Menurut penjelasan tersebut, lebih dari 50 orang melintas secara bersamaan setelah prosesi peresmian. Kondisi itu disebut melampaui kapasitas yang telah ditentukan sehingga menyebabkan tali sling terlepas dari pengikat utama.

Di lokasi, Asep Dani, warga Desa Margacinta, juga membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur karena insiden yang terjadi tidak menimbulkan korban jiwa.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Jembatan patah sesaat setelah diresmikan Bupati Pangandaran,” ujar Asep.

Jembatan Gantung Pongpet memiliki panjang sekitar 60 meter dan berada sekitar 30–40 meter di atas permukaan sungai. Infrastruktur tersebut menjadi akses penghubung Desa Margacinta dan Desa Cibanten di Kecamatan Cijulang dengan Desa Cimindi di Kecamatan Cigugur, sekaligus menjadi akses menuju kawasan Kampung Budaya Margacinta.

Pasca-insiden, akses menuju jembatan ditutup sementara. Pemeriksaan teknis akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kerusakan dan memastikan jembatan aman sebelum kembali digunakan masyarakat.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena kerusakan terjadi tidak lama setelah jembatan tersebut diresmikan. Hasil pemeriksaan teknis nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan perbaikan dan kelayakan jembatan sebelum dibuka kembali. (wg)

Komentar