Ilustrasi. (DOK: Cosmopolitan)
Sender.co.id - Novel adalah karya tulis panjang yang menggambarkan rangkaian kehidupan seseorang dan interaksinya dengan orang-orang di sekelilingnya, dengan penekanan pada karakter para tokoh. Ada berbagai genre novel dari berbagai bahasa di seluruh dunia, termasuk karya-karya sastra Indonesia yang terkenal baik di tingkat lokal maupun internasional. Selain tersedia dalam bentuk fisik, banyak novel kini juga dapat diakses secara elektronik. Berikut adalah beberapa novel Indonesia dengan rating tinggi di Goodreads dan terlaris di Gramedia:
1. Laut Bercerita oleh Leila S. Chudori
Karya Leila S. Chudori ini merupakan salah satu buku terlaris di Gramedia selama beberapa tahun. Diterbitkan pada Oktober 2017, novel ini memiliki rating 4,63 dari 5 di Goodreads. Ceritanya menggambarkan kehidupan keluarga yang kehilangan, persahabatan yang hampa, serta konflik yang melibatkan aktivis mahasiswa dan pasukan rahasia pada tahun 1998. Meskipun fiksi, novel ini mengangkat peristiwa kelam 1998 sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.
2. Selamat Tinggal oleh Tere Liye
Novel ini termasuk salah satu buku terlaris di Gramedia dan memiliki rating 4,28 dari 5 di Goodreads. Diterbitkan pada 9 November 2009, cerita ini mengikuti Sintong, seorang mahasiswa cerdas yang belum lulus dan bekerja sebagai penjaga toko buku yang menjual buku bajakan. Novel ini menggambarkan prinsip dan kehidupan Sintong dalam menghadapi berbagai tantangan.
3. Bumi Manusia oleh Pramoedya Ananta Toer
Karya terkenal Pramoedya Ananta Toer ini, yang juga telah diadaptasi menjadi film, mengisahkan Minke, seorang priyayi yang berjuang untuk kemerdekaan dan menjalin cinta dengan seorang wanita Belanda. Diterbitkan pada masa penjajahan Belanda, novel ini mendapatkan rating 4,41 dari 5 di Goodreads dan cocok untuk penggemar sejarah.
4. Heartbreak Motel oleh Ika Natassa
Novel romansa ini terlaris di Gramedia dan mendapatkan rating 3,76 di Goodreads. Ceritanya berfokus pada Ava, seorang aktris yang setelah setiap peran pergi ke tempat yang disebut Heartbreak Motel. Novel ini mengeksplorasi kisah cinta Ava dengan tiga lelaki dari masa lalu, masa kini, dan masa depan.
5. Brianna dan Bottomwise oleh Andrea Hirata
Andrea Hirata, penulis terkenal dari Laskar Pelangi, juga menulis novel ini yang mendapatkan rating 4,17 di Goodreads. Cerita ini mengisahkan seorang musisi legendaris yang kehilangan gitarnya, dan pencarian gitar tersebut oleh dua detektif, Brianna dan Bottomwise, serta dinamika orkes Melayu di kampung asal musisi tersebut.
6. Gadis Kretek oleh Ratih Kumala
Novel sejarah ini sangat populer di kalangan pembaca dan mengisahkan perkembangan industri kretek di Indonesia. Karya ini juga sedang dalam proses adaptasi serial di Netflix yang dijadwalkan tayang tahun ini.
7. Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam oleh Dian Purnomo
Karya ini menceritakan pengalaman perempuan korban kawin tangkap di Sumba. Magi Diela, tokoh utama, melawan tradisi dan perjuangan untuk kemerdekaannya sebagai perempuan, sambil berusaha membangun Sumba. Novel ini mengangkat isu feminisme dan hak perempuan.
8. Home Sweet Loan oleh Almira Bastari
Novel ini, yang merupakan salah satu terlaris, mengikuti empat sahabat dari SMA hingga usia 30-an yang bekerja di perusahaan yang sama dan berburu rumah impian mereka. Pembaca menilai novel ini realistis dalam menggambarkan perjalanan mereka.
9. Melangkah oleh J. S. Khairen
Berlatar di Sumba, novel ini mengisahkan empat mahasiswa yang melawan pasukan berkuda dan mengeksplorasi persahabatan, ego, dan keseimbangan antara logika dan perasaan. Karya ini adalah salah satu terlaris di Gramedia.
10. Wingit oleh Sara Wijayanto
Bagi penggemar horor, novel ini menawarkan cerita mistis berdasarkan pengalaman penulis, Sara Wijayanto, yang memiliki kemampuan untuk melihat makhluk dari dunia lain. Novel ini memberikan pengalaman membaca yang unik dan berbeda.
11. The Architecture of Love oleh Ika Natassa
Karya Ika Natassa ini menceritakan romansa seorang penulis, Raia, yang mencari inspirasi di New York. Novel ini mendapatkan rating 4,03 di Goodreads dan menyoroti perjalanan Raia untuk menemukan inspirasi dan cinta.
12. Cantik itu Luka oleh Eka Kurniawan
Terbit pada Desember 2002, novel ini tetap relevan dalam rekomendasi sastra Indonesia. Mengisahkan nasib anak-anak di akhir masa kolonial Belanda yang dipaksa menjadi pelacur, karya ini terkenal dengan kisahnya yang memilukan dan menggambarkan banyak pemerkosaan di masa tersebut.
13. Kita Pergi Hari Ini oleh Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Penulis fiksi fantasi Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie menulis tentang lima anak yang dirawat oleh Kucing Luar Biasa bernama Nona Gigi dan dibawa berpetualang di Kota Terapung. Novel ini habis terjual dalam waktu kurang dari 24 jam saat pre-order-nya.
14. Hujan oleh Tere Liye
Berlatar di tahun 2042, novel ini mengisahkan Lail dan Esok yang menjalin hubungan setelah letusan gunung berapi. Cerita ini juga membahas persahabatan, perpisahan, dan proses melupakan.
15. The Star and I oleh Ilana Tan
Sebagai bagian dari Trilogi New York, buku ketiga ini menceritakan Olivia Mitchell yang berusaha menemukan orang tua kandungnya sambil bekerja di New York. Novel ini menjadi salah satu yang terlaris dalam genre romansa sejak 2021 hingga 2022. (DY)
Komentar